July 12, 2011 — Berikut ini cara mudah untuk mereduksi ukuran CSS dengan teknik minify menggunakan layanan pihak ketiga. Situs layanan tersebut adalah BoxCss. Minify CSS dengan BoxCss ditulis oleh rismaka pada July 12, 2011. Berikut ulasan selengkapnya.
Berikut ini merupakan cara mudah untuk mereduksi ukuran CSS dengan teknik minify menggunakan layanan pihak ketiga (third party). Situs layanan tersebut adalah BoxCss.
Salah satu cara untuk mempercepat kecepatan muat (loading) blog adalah dengan cara mereduksi ukuran berkas CSSnya. Tidak hanya itu, kemampuan CSS untuk dicache oleh peramban, serta ukuran CSS ketika diunduh merupakan faktor-faktor yang mempengaruhinya.
Minify CSS dengan BoxCss
Minify adalah teknik untuk mengurangi ukuran berkas CSS dengan cara menghapus karakter-karakter yang tidak bermanfaat seperti spasi, alinea baru, serta tab. Berikut ini adalah contohnya.
-
Contoh markah CSS yang belum diminify
#id1 { color: #000; margin: 0 10px; padding: 10px 0 0; font: 10px/15px bold Georgia; z-index: 1; } #id2 { color: #FFF; margin: 0 20px; padding: 15px 0 10px; font: 14px/18px bold Arial; z-index: 0; } .class1 { margin: 0 20px; padding: 15px 0 10px; font: 14px/18px bold Arial; } a, a:hover, a:active { color: #555; text-decoration: underline; } -
Contoh markah CSS yang telah diminify
#id1 {color: #000;margin: 0 10px;padding: 10px 0 0;font: 10px/15px bold Georgia;z-index: 1;}#id2 {color: #FFF;margin: 0 20px;padding: 15px 0 10px;font: 14px/18px bold Arial;z-index: 0;} .class1 {margin: 0 20px;padding: 15px 0 10px;font: 14px/18px bold Arial;} a, a:hover, a:active {color: #555;text-decoration: underline;}
CSS yang telah diminify memang tidak enak dilihat, namun dengan minify, berkas CSS yang dihasilkan dapat berkurang. Kita dapat melakukan teknik minify ini secara manual dengan memanfaaatkan layanan CSSdrive atau CSSoptimiser, mengompressnya, kemudian memasangnya di blog kita.

Cara kerja BoxCss
Kelemahan dari penggunaan layanan CSSdrive maupun CSSoptimiser adalah kita akan sangat susah ketika hendak mengedit CSS tersebut, karena sudah diminify sehingga bentuk tulisannya sangat buruk untuk dipandang.
Dengan menggunakan BoxCSS, kita tak perlu kerepotan ketika hendak mengedit kembali CSS. Cara kerja BoxCss adalah ia akan mengambil CSS blog kita, me-minify CSS tersebut, kemudian menyediakan berkas CSS yang telah diminify berupa tautan langsung.
Dengan BoxCss, kita dapat menautkan secara langsung CSS yang telah diminify di bagian header blog. Bila kita hendak mengedit CSS, kita tinggal mengedit berkas yang ada di hosting kita, secara otomatis BoxCss pun akan menyediakan CSS yang telah kita edit dalam bentuk minify. Cukup praktis menurut saya.
Cara menggunakan BoxCss
Untuk menggunakan teknik ini, pertama-tama kita harus menentukan alamat berkas CSS yang hendak diminify. Contoh (kita hanya memiliki satu buah berkas CSS yang dipanggil berupa style.css):
<link rel="stylesheet" href="http://www.rismaka.net/template-blog/style.css" />
Pada bagian header blog anda, ganti markah (kode) tautan CSS di atas dengan markah berikut:
<link rel="stylesheet" href="http://www.boxcss.com/boxme?host=http://www.rismaka.net/
template-blog/&include=style.css" />
Bila blog kita memiliki banyak berkas CSS yang digunakan, akan lebih baik lagi kalau menggabungkannya menjadi satu. Hal ini bermanfaat untuk mengurangi jumlah HTTP request.
Contoh, blog memanggil 3 buah berkas CSS (style.css, pagenavi.css, contact-form.css), untuk menggabungkannya menjadi satu pemanggilan, gunakan markah berikut:
<link rel="stylesheet" href="http://www.boxcss.com/boxme?host=http://www.rismaka.net/
template-blog/&include=style.css,pagenavi.css,contact-form.css" />
Cukup pisahkan ketiga berkas CSS tersebut dengan koma (tanpa spasi), maka secara otomatis BoxCss akan menggabungkan ketiganya, meminify, dan selanjutnya menyediakannya untuk blog kita.
Contoh implementasi BoxCss pada CSS
Sebagai contoh, silakan klik tautan-tautan berikut ini (klik kanan dan buka di tab/jendela baru). Lihat alamat URLnya, serta lihat pula bentuknya.
- CSS yang murni belum diminify (style.css, pagenavi.css, contact-form.css)
- Style.css yang sudah diminify dengan BoxCss
- Gabungan ketiga CSS yang sudah diminify dengan BoxCss
Beberapa hal yang perlu diketahui tentang penggunaan BoxCss untuk meminify CSS:
- Peramban dapat meng-cache (menyimpan untuk sementara selama waktu tertentu) bekas CSS yang telah diminify selama 1 jam 40 menit. Sehingga bila anda mengedit berkas asli, tampilan yang baru akan terlihat setelah 1 jam 40 menit ke depan.
- Tidak memiliki cache validator. Penambahan cache validator dapat dilakukan dengan menggunakan
.htaccess(akan dibahas kali lain). - Server BoxCss menggunakan CDN (Content Delivery Network - Apa itu CDN?), sehingga pengunduhan berkas dapat lebih cepat dilakukan dari seluruh wilayah didunia.
- Berkas hanya dapat di-cache oleh non-proxy, sementara bila anda mengunakan proxy, berkas tidak akan di-cache.
- Berkas CSS yang diminify tidak memiliki
Vary: Accept-Encoding(tidak akan dibahas, karena saya belum menguasainya :LOL: )
OOT: Terakhir, saya ingin bertanya, apakah tulisan di atas terlalu panjang hanya untuk implementasi sebaris kode BoxCss?