June 12, 2010 — Saya lebih menyukai menjadi seorang pembelajar, bukan newbie. Pembelajar adalah seorang yang ingin, sedang, dan terus belajar sekalipun ketinggian ilmunya telah diakui oleh orang lain.. Saya Hanyalah Seorang Newbie Pembelajar ditulis oleh rismaka pada June 12, 2010. Berikut ulasan selengkapnya.
Banyak narablog yang sudah senior dan berilmu masih memproklamirkan diri mereka sebagai seorang newbie. Kita bisa melihatnya saat mereka menjawab tanggapan (komentar) seseorang yang bernada memuji, contohnya seperti penggunaan kalimat: “Anda terlalu berlebihan, saya masih newbie kok”, atau “Saya hanyalah seorang blogger newbie“, dan lain-lain seperti semisalnya.

Image credit: www.sxc.hu
Sekilas, pernyataan diri sebagai seorang newbie memang seperti bentuk kerendahan hati narablog senior dalam menghadapi pujian atau sanjungan yang masuk. Namun terkadang kalimat seperti itu justru akan memberikan cap sebaliknya, yakni tinggi hati, karena bisa jadi kalimat “Saya seorang newbie” hanyalah bentuk majas Litotes untuk membalik suatu makna dengan makna yang berlawanan dari kenyataannya.
Contoh kalimat bermajas litotes adalah: “Selamat datang di gubuk reot saya” (diucapkan oleh orang yang mempunyai rumah mewah). Kalimat ini bisa bermaksud merendah, bisa pula bermaksud menyombong. Si pemilik rumah tahu betul bahwa rumahnya berbahan dasar beton, atap genteng, cat yang cerah, bagaimana bisa dia menggunakan frase “gubuk reot” sebagai pengganti kata “rumah“? Kata orang bilang, merendah itu boleh-boleh saja, asalkan jangan keterlaluan :P .
Saya bukan master, bukan pula newbie
Mungkin terdengar arogan bila saya menyatakan diri “Saya bukan newbie, dan tidak mau mau menjadi newbie“. Namun dibalik pernyataan tersebut, saya memiliki alasan khusus. Adalah karena sosok newbie mempunyai konotasi yang negatif di mata para narablog.
Newbie adalah pendatang yang benar-benar baru, narablog newbie adalah narablog yang suka nyepam, blognya para newbie dipenuhi pernak-pernik yang mengganggu, para newbie biasanya hanya berorientasi cari backlink, dan lain sebagainya. Intinya, banyak orang yang tidak suka dengan tindakan seorang newbie saat berinteraksi dengan orang lain.
Saya adalah pembelajar, bukan newbie
Saya lebih menyukai menjadi seorang pembelajar, bukan newbie. Pembelajar adalah seorang yang ingin, sedang, dan terus belajar sekalipun ketinggian ilmunya telah diakui oleh orang lain. Kata “pembelajar” sendiri merupakan makna sebenarnya, bukan majas, ataupun kiasan. Kata “pemula” mungkin dalam hal ini bisa dipakai, namun kata “pemula” masih bermakna umum dan bias.
Tulisan di atas adalah opini saya pribadi sebagai seorang pembelajar, tidak bermaksud untuk menggurui ataupun menghakimi orang lain. Saya adalah seorang pembelajar, sekalipun anda menyebut saya sebagai seorang senior, atau master, ataupun seorang newbie. Dan saya akan tetap menjadi seorang pembelajar hingga saya mati.
Pingback: Menulis di blog (tidak) mudah | PersonField.web.id
Pingback: Gus Ikhwan : Daily Blog Tips | Belajar SEO | Blog Tutorial | MXWAN.WEB.ID @ mxwan.web.id