Sebuah Komentar dan Kritikan dari Seseorang

March 24, 2010 — Saya sebenarnya tertarik dengan komentar tersebut, karena cukup panjang dan mengandung beberapa kritikan (yang membangun) untuk diri saya pribadi.. Sebuah Komentar dan Kritikan dari Seseorang ditulis oleh rismaka pada March 24, 2010. Berikut ulasan selengkapnya. 4.6

Creative WritingCukup lama saya tidak melakukan kegiatan online yang produktif, dan alhamdulillah dalam waktu luang saya untuk melakukan aktifitas blogging pun telah kembali.

Beberapa minggu yang lalu, di salah satu artikel yang pernah saya tulis, ada seseorang yang menuliskan komentarnya. Saya sebenarnya tertarik dengan komentar tersebut, karena cukup panjang dan mengandung beberapa kritikan (yang membangun) untuk diri saya pribadi. Namun saat itu kesibukan telah mencuri banyak waktu saya untuk dapat membahas hal tersebut ke dalam suatu postingan tersendiri.

Komentar tersebut datang di artikel yang berjudul “Mengenal Tingkatan Kasta Komentar Para BlogWalker“. Berikut saya kutip semuanya:

kalo menurut saya sih lebih baik meninggalkan komentar dari pada baca bolak balik tapi gak meninggalkan jejak sedikitpun, malah itu gak da respon nya sama sekali , ya tentunya berkomentar tanpa menyinggung perasaan seseorang, gak pa2 kan kalo cuman ninggalin backlink nya disana itung2 promosi kan nambah pahala tuh tapi bukan berarti saya suka nyepam lho.

sebagai contoh misalnya seseorang meninggalkan komentar “info yang bermanfaat sob”, yah mungkin aja itu memang benar2 bermanfaat bagi mereka dan itu langsung ke intinya tanpa embel2 “kamu keren, kamu cakep, kau pinter atau mengulang kata2 inti yang udah di posting buat di jadiin komentar, dsb”, apalagi berkomentar di kotak komentar tidaklah sama dengan kita chat secara dua arah langsung yang isinya bisa di baca langsung oleh pengirim dan penerima yang bisanya baru kita balas dalam berapa menit, jam, bahkan hari, lagian apakah mereka tau kalo kita membalas komentar mereka, gak mungkin kan kita ngasih tau ke mereka “sob komentar kamu udah saya balas” wah bisa capek tuh ngasih tahunya. kecuali memang ada yang bertanya tentang persoalan yang di posting dan kemungkinan mereka balik lagi tapi ujung2 nya mereka komentar “wah terima Kasih” yah sama aja koment-nya kaya gitu, tapi dunia maya ini luas bisa aja mereka cari referensi di website lain yang isinya lebih lengkap

sebagai seorang senior harusnya anda bisa menghargai komentar-komentar yang masuk dengan lapang dada,bukannya membalas dengan cacian atau kembali menjelekan orang dengan kata2 “komentar2 sampah, komentator kampungan, tidak bermutu bahkan memosting kembali orang yang menjelekan anda dengan nada kebencian atau lain sebagainya”, apakah anda mau dicap sombong, arogan, ketus, sok tau, lebih pintar atau apapun namanya. blogger lain mau negur aja takut untuk komentar,walaupun ada kata2 yang gak sesuai tinggal hapus aja kan.
Atau sebaliknya anda mau milih di cap “orang yang sabar, ramah, berlapang dada dan berjiwa besar” merurut saya itu lebih berharga kalo dilihat dari segi harga diri, itulah resikonya kalo bersosialisasi di dunia maya,kita harus menerima wlaupun kita banyak memberi.

mungkin anda yang sudah senior, mengganggap komentar dari teman2 yang hanya sekedar basa2 basi adalah “kampungan”, tapi bagi yang masih nubi seperti saya dan yang baru bikin blog, sangat mengharapkan sekali komentar apa2 pun itu kecuali yang menyinggung SARA, kasihan kadang2 teman2 yang meminta kunjungan balik dari blog yang PR nya tinggi tanpa di tanggapi, dengan susah payah mereka berusaha, apakah salah mereka berusaha, walau kadang2 pun salah tempat dalam mempromosikannya, walau pun tersedia buku tamu tempatnya kadang2 tersembunyi dari penglihatan coba tampilkan di sidebar atau pasang tulisan besar2 yang tulisannya “BUKU TAMU”

Maaaaaaaaf sekali lagi Maaaaaaaaaf kalo kata saya membuat anda tidak berkenan dan tersinggung, soalnya uneg2 perlu di keluarin

Bagaimana menurut anda? Mohon ditanggapi…

  • http://galerikata.com Bang Dje
    using Firefox 3.6 on Windows XP

    Pendirian saya masih tetap. Saya tidak pernah berkomentar tanpa membaca artikelnya. Walaupun itu speed reading. Karena memang ada artikel yang bisa dibaca dan dipahami dengan cepat.
    Sebisa mungkin saya meninggalkan komentar yang bermanfaat. Melengkapi artikel, mengoreksi kekeliruan, atau menunjukkan sudut pandang yang lain.
    Ada artikel yang sangat menarik saya sehingga saya mengopinya tapi tidak untuk saya posting ulang. Pasti saya meninggalkan komentar yang baik.
    Ada pula artikel saya copy paste. Misalnya “Jadwal Dauroh”. Ini artikel yang perlu disebarkan lagi dan bukan artikel komersial.

    Sebagai blogger saya masih memberi toleransi pada “one line comment”. Namun kalau hanya mau titip link akan saya hapus. Saya juga berusaha untuk membalas semua komentar dan melakukan kunjungan balik.
    Sekarang saya menerapkan moderasi untuk komentar pertama yang saya gunakan pula untuk menyaring komentar. Tapi setelah itu komentar bisa langsung tampil bila memakai nama dan alamat yang sama.
    Komentar yang berkualitas akan sangat menarik saya untuk melakukan kunjungan balik. Sebaliknya komentar basa-basi akan menurunkan peringkatnya sendiri. Namun saya tetap menghargai upayanya sejak saya sendiri juga sedang membangun blog dan membutuhkan banyak dukungan.
    Inilah pendapat saya.

    OOT. Kelihatannya Mas Adi sangat sibuk sampai blognya “telantar”.

    • http://blog.rismaka.net/ rismaka
      using Firefox 3.6.2 on Windows XP

      Terima kasih atas tanggapannya bang. Saya sebenernya juga masih toleransi kepada “one line comment” seperti yang udah pernah saya bahas di posting sebelumnya. Namun tentunya saya juga malas membalasnya. Idem dengan bang Dje, komentar yang berkualitas menarik minat kita semua untuk berkunjung dan menjalin hubungan.

      OOT juga: Iya neh bang. Aktifitas nyata saya sangat padat. Sebenernya terlantar siy ga, cuma ga saya urusi. (sama aja ya? :D )

  • http://blogiologi.com/ Abbie
    using Firefox 3.5.3 on Windows XP

    Wah.. itu komentar bagus sekali Gan. Perlu jiwa besar juga lho memposting komentar kritik macam ini.

    Klo sy sih ya gimana blogger dan komentatornya. Klo setiap komen isinya cuma ‘numpang nyepam ya gan’, wah.. ya pasti bloggernya gerah. wakakakkakak..

    • http://blog.rismaka.net/ rismaka
      using Firefox 3.6.2 on Windows XP

      Saya pun beranggapan demikian mas. Komentar di atas memang bagus. Terlihat banget bahwasanya sang pemeberi komentar membacanya dengan antusias. Saking antusiasnya sampai-sampai terbawa perasaan sendiri :D

      Ada yang kurang sreg bagi saya dengan komentar tsb, karena ia tidak melihat sisi positifnya, yah.. maklumlah gan, mungkin dia bener2 masih nyubi :D

      BTW saya boleh nyepam di blog sampeyan kan? :lol:

  • http://deka.web.id Deka
    using Firefox 3.5.1 on Windows XP

    Dulu saya selalu membalas komentar yang masuk, namun saat ini tiap komentar yang masuk tidak semuanya saya balas, karena ada beberapa komentar yang tidak saya sukai selain itu juga saya gak sempat untuk membalas semuanya. saya menilai bagaimanapun susahnya menanggapi sebuah postingan, alangkah lebih baiknya berkomentar dengan kata-kata yang berhubungan atau kalo memang tidak mengerti sama sekali bilang saja ‘maaf, saya tidak begitu mengerti bahasa anda terlalu tinggi, saya takut jatuh. heheheeh’. lebih baik jujur dari pada komentar-komentar tak berhubungan.

    kebanyakan yang saya temui banyak yang fastreading aja terus komentarnya gak nyambung sama sekali bahkan pakai acara titip link segala padahal baru pertamakali berkunjung ke blog orang, saya agak kurang suka dengan tipe blogger seperti ini makanya tidak saya balas bahkan kalo perlu saya edit komentarnya kecuali saya dan si pemberi komentar sudah kenal akrab. tidak jadi masalah.

    Bukan saya mengangap diri saya senior, saya tetap merasa newbie dalam dunia ini. tapi sudah saatnya blogger juga harus tahu bagaimana semestinya berkomentar yang sesuai dan sewajarnya buat pendatang baru. jangan asal ceplos sana ceplos sini aja. pengecualianya tentunya buat yang sudah akrab. Just My Opinion.

    • http://blog.rismaka.net/ rismaka
      using Firefox 3.6.2 on Windows XP

      Kalau saya masih toleransi seperti apa yang dikatakan oleh bang Dje, “one line comment”, seperti berkata: “wah nice info sob, sangat bermanfaat gan, dll” masih saya persilakan, namun tentunya saya juga malas membalasnya. Dan mungkin juga saya ga tertarik untuk datang berkunjung, karena terkesan mereka hanya basa-basi saja :)

      Idem, saya juga ga suka sama orang yang main titip link segala. OK kalau udah akrab, nah klo pendatang baru, ngasih komennya aja masih amburadul, trus udah gitu pake titip link segala, wah langsung saya hapus tuh link :D

      BTW makasih atas tanggapannya ya.. It’s just my opinion

  • http://dimasangga.com/ dimasangga
    using Firefox 3.6 on Windows XP

    Wah, berat juga nih pertanyaannya. Karena saya sendiri merupakan pelaku yang biasa memberikan komentar “nice info” dan “nice share”. Tapi komentar-komentar seperti itu biasanya saya lontarnya untuk artikel-artikel yang sifatnya lebih kepada info atau sharing file. Seperti artikel jadwal Piala Dunia misalnya. Kan sulit juga mencari bahan pembicaraan yang panjang lebar, kalaupun dipaksakan nantinya malah keluar dari topik penbicaraan, artikelnya berisi jadwal pertandingan masak komentarnya membahas prediksi jawara piala dunia. Kan jadinya agak gimana.. gitu. Jadi untuk memberikan apresiasi, ya saya memberikan komentar, “nice share” dan paling-paling dengan tambahan basa-basi seperti, “siap-siap begadang nih, hehe”

    Untuk komentar one liner, saya sendiri sebenarnya kurang suka, itulah kenapa saya pernah menekankan di salah satu artikel saya bahwa komentar mencerminkan kualitas diri anda. Jika komentar anda seperti itu berarti kualitas anda ya seperti itu juga. Setali 3 uang. Gak jauh beda.
    “Kualitas seseorang tercermin dari ucapan yang dia lontarkan.”

    Tapi kita jangan terlalu keras apabila ada seseorang yang memberikan komentar one liner di blogkita, kita bisa kok mengarahkannya baik-baik. Tapi kalau memang sudah keterlaluan banget ya di delete aja, tidak perlu disinggung-singgung. Biasa aja.

    Just my 2 cent.

    • http://blog.rismaka.net/ rismaka
      using Firefox 3.6.2 on Windows XP

      Saya sangat setuju dengan mas dimasangga: “Kualitas seseorang tercermin dari ucapan yang dia lontarkan.”. Ibarat ungkapan, lebah hanya mengeluarkan madunya, sementara tong sampah hanya mengeluarkan sampah di dalamnya…. (betul ga ya istilah ini :roll: )

      Tapi jangan salah sangka lho mas, saya juga masih mentoleransi one line comment. Hanya saja mereka biasanya saya abaikan, tidak dibales komentarnya. Saya pernah membahas hal ini sebelumnya di postingan saya yang berjudul Komentar tidak semuanya harus ditanggapi, karena berbagai alasanlah saya akhirnya lebih memilih untuk tidak membalas komentar basa-basi itu. But, terlepas dari basa-basi atau nggaknya, saya sangat berterima kasih kepada mereka yang mau meluangkan waktunya untuk memberikan komentar di blog ini.

      Terima kasih atas tanggapannya mas dimasangga :)

  • http://aldymy.name aldy
    using Firefox 3.6 on Windows XP

    OOT dulu,
    Saya mengenal blog ini sejak saya pertama kali ngeblog dan menggunakan template arthemia versi gratis dan diset langsung oleh mas Adi sendiri.
    Salah satu rekan yang beruntung mendapatkan bantuan tangan dingin Risamaka adalah Dinda Ayu Rukmi.
    Bagi kami yang mengenal Rismaka hampir dari awal dan ikut merasakan bagaimana pahitnya seorang Rismaka menghadapi rentetan cacian dan makian bisa memaklumi kenapa sekarang mas Adi mengenakan topeng pada avatar dengan setangkai mawar merah. Yang jujur saja saya sangat menyukai avatar seorang rismaka yang dengan lembut dan santun memeluk tas gendong sambil simpul.
    Kembali ke masalah komentar ( terkait dengan komentar yang diposting diatas ), semuanya kembali kepada masing-masing kebijakan admin.
    Ada benarnya yang disampaikan bahwa blogger baru seringkali ingin mendapat support dari blogger senior yang sudah cukup kenyang dengan asam garam blogging, saya bisa mengatakan ini ketika saya pertama kali ngeblog, betapa senangnya saya mendapatkan support dari Rismaka, O-om.com (mas Agus Ramadhani), bisa dikatakan kunjungan dengan sedikit komentar akan sangat terasa manfaatnya.
    Walaupun tidak dapat dipungkiri, seperti yang sudah ditulis oleh Bang Dje, Deka dan Dimasangga bahwa ada ketentuan tidak tertulis yang harus di perhatikan oleh blogger yunior. Jangan main titip link segala macam. Dan bagi yang tidak banyak waktu, saya juga sepakat bahwa tidak semua komentar harus dijawab.
    Mungkin bisa difokuskan pada komentar yang bersifat mengajak berdiskusi atau pertanyaan saja. Komentar say hello, nice post, pertamax tidak perlu dijawab.
    Bahkan jika mau berlaku sedikit ekstrim bisa seperti yang dilakukan oleh Mas Dani Iswara, dengan menutup kolom komentar.
    By The Way, Welcome back my big brother.
    Semuanya kembali kepada kebijakan masing-masing admin blog.

    • http://blog.rismaka.net/ rismaka
      using Firefox 3.6.2 on Windows XP

      Pertama: Koreksi mas, Nama dinda tuh “Dinda Ayu Rahmi”, bukan “Rukmi”. Orangtuanya bisa marah tuh nama anaknya diganti, udah tumpengan kan.. :lol:

      Kedua: Saya masih mamalia kok mas, darah saya hangat :lol:

      Ketiga: (serius mode ON) Saya sudah melupakan kisah pahit masa lalu saya di dunia maya ini. Kini saatnya memulai kehidupan baru (halah…) A Chapter 1: A New Beginning..

      Ke-empat: Trims udah membahas tentang avatar, artinya mas Aldy bener2 perhatian sama saya (luv u mas) :D

      Kelima: Betul apa yang mas Aldy katakan, sepertinya kita-kita yang udah tua (nah lho, siapa ya? ) harus mengalah kepada yang muda-muda (nyubi). Hendaknya saya ga usah menulis yang terkesan mengandung kebencian kepada para nyubi, mungkin lebih baik kalau kita langsung menasihatinya saja. Betul ga mas?

      Dan sepertinya saya ga akan seextrem mas dani deh dengan menutup komentar, karena bagaimanapun saya masih senang jika ada orang yang meluangkan waktunya hanya untuk memberikan komentarnya, meski hanya komentar basa-basi (bukan spam lho ya, klo sama spammer saya lebih kejam :evil: )

      Keenam: BTW terima kasih atas tanggapannya mas. Saya akhirnya punya waktu lagi untuk ngeblog. Tapi mungkin beberapa minggu lagi saya akan vakum, karena bagaimanapun dunia saya sebenarnya ada di luar sana (dunia nyata), tempat mencari nafkah untuk istri dan anak.

  • http://aldymy.name aldy
    using Firefox 3.6 on Windows XP

    Komentar saya masuk spam box ?

    • http://blog.rismaka.net/ rismaka
      using Firefox 3.6.2 on Windows XP

      Ga kok mas…

  • http://kafegue.com/ iskandaria
    using Firefox 3.0.5 on Windows XP

    Saya dulu sempat merasa risih juga dengan beberapa tipikal/tipe komentar. Namun seiiring semakin matangnya proses ngeblog saya, saya sudah tidak terlalu mempermasalahkan tipe komentar. Kecuali komentar Spam yang menyisipkan link yang tidak berkaitan dengan topik yang sedang dibahas.

    Oya, saya juga pernah dapet beberapa komentar yang agak pedas di blogspot saya. Ketika itu saya membahas masalah komentar copy paste dan masalah gaya bahasa yang melangit ketika menulis. Kalo mau liat ulasan dan komentar-komentar yang masuk di situ, Mas bisa berkunjung ke kafe28 blogspot dot kom.

    Mengenai komentar pedas yang dikutip di atas, saya rasa itu orang terlalu sensitif saja sih. Sebenarnya esensi ulasan mas Rismaka tentang Tingkatan Kasta Komentar sudah benar. Yang dirasa “bermasalah” oleh sebagian pembaca mungkin karena terkesan memberi label negatif pada sebagian tipe komentar.

    Saya pribadi menjadikan ulasan tsb. sebagai bahan instrospeksi diri saja deh. Muaranya tentu saja demi perbaikan dalam cara berkomentar di blog.

    Itu saja dari saya.

    • http://blog.rismaka.net/ rismaka
      using Firefox 3.6.2 on Windows XP

      Jika memang berhubungan dengan topik, dan bukan semata-mata ingin nyepam, sangat diizinkan kok mas untuk menautkan kafe28 blogspot milik mas is. (lagi baik mode ON)

      Iya, saya sepertinya juga sependapat dengan mas Is, bahwa orang yang saya bahas di atas memang terlalu sensitif, dan terlalu diambil hati. Jadi pusing sendiri kan nanggepinnya :D

      Yah, mungkin kita semua satu tipe, yakni tipe blogger yang kurang suka dengan komentar yang “basa-basi” dan komentar “spam”. Sepakat!

      Maaf baru bales, membalas komentar ternyata susah juga, harus bisa menunjukan respek kita kepada sang pengomentar. Jika kita juga membalas seadanya, maka kita tak lebih baik dari pengomentar-pengomentar basa-basi lainnya :)

  • http://epenkah.co.cc Epenkah
    using Firefox 3.6.2 on Windows XP

    Ada juga lho blogger yg mungkin sudah merasa senior (pdhal belum senior2 amat) milih2 dalam menjawab komentar pengunjungnya. Kalau yg memberi komentar sudah senior/teman baiknya langsung direspon dgn segera. Padahal ada newbie yg bertanya (benar2 bertanya lho) malah dicuekin. Saya malah pernah menyinggungnya dalam salah satu komentar saya diblognya tapi teteeeep, cuek beibe.. gimana tuh?!

    • http://blog.rismaka.net/ rismaka
      using Firefox 3.6.2 on Windows XP

      Waduh mas, saya begitu membaca komentar anda serasa ditonjok dengan palu godam neh :D

      Jujur aja, saya pernah mengalami hal yang seperti mas sebutkan, yakni milih-milih dalam membalas komentar. Mungkin dikarenakan komentar yang masuk sangat banyak, sehingga saya tidak bisa untuk membalas semuanya. Akhirnya diputuskanlah untuk membalas komentar dari teman-teman yang sudah akrab saja.

      Terima kasih mas sudah mengingatkan. Ini komentar terbaik saat ini, karena anda sudah mengingatkan kesalahan saya :D

  • http://teamtouring.net annosmile
    using Firefox 3.6.2 on Windows XP

    Klo bagi saya seh silakan saja berkomentar di blog saya. Asal tidak sekedar menyampah dan hanya menitipkan link untuk kontes SEO semata..
    Namun saya memiliki pendirian untuk berkomentar setelah memabaca lunas artikelnya. Komentar yang berbobot bagi saya memiliki nilai plus untuk segera mendapat tanggapan dan balasan..
    mungkin itu saja seh bagi saya yang masih pendatang baru di dunia blog ini

    • http://blog.rismaka.net/ rismaka
      using Firefox 3.6.2 on Windows XP

      Sepertinya kita semua sepakat dalam satu hal: “Komentar yang berkualitas akan menarik perhatian kita untuk memberikan yang terbaik pula, dan juga kunjungan balik tentunya” :)

    • http://bayuratri.info Back to Nature
      using Firefox 3.5.8 on Windows XP

      nubi… :hags [one line comment]

  • http://pelangiku.com kelly amareta
    using Firefox 3.0.18 on Windows XP

    menjawab komen memang haknya blogger, mo dijawab silahkan tidak dijawab pun tidak salah.
    kelly pribadi juga suka bingung menghadapi para one liner komen.
    tapi yang di bilang kritikus tadi memang ada benarnya. engga ada salahnya berlapang dada.
    toh secara marketing blog efeknya bagus.
    tentu, kesabaran kita yang jadi harganya.
    memang akhlak kita sebagai blogger sering kali diuji oleh akhlak para komentator kita.

  • http://bayuratri.info Back to Nature
    using Firefox 3.5.8 on Windows XP

    lama tak jumpa…
    kirain dah meninggalkan dunia maya ini :)
    berbeda dengan ris, aq hampir ga pernah menanggapi komentar yang masuk. males. wkwkwkwkwk. bukan masalah senior ato yunior, tapi emang orientasi ngeblog dah berubah. mungkin sebagain nubi merasa risih dan ga cocok, tapi begitulah adanya. suatu saat, ada pengalaman yang membuat seseorang berubah. bukan apa2, tapi suatu saat mungkin kita semua akan mengalaminya.
    [ngemeng apaan sih nee bocah?]

  • http://xdrake.com xdrake
    using Firefox 3.5.9 on Windows XP

    digebuk semua ama mbah gugel…
    hiks…

    • http://blog.rismaka.net/ rismaka
      using Firefox 3.5.3 on Windows XP

      :lol:

  • http://naisinpo.com/game/hero-of-newearth-hon-game-online-adaptasi-dota-allstars Septian @ Hero of Newearth
    using Google Chrome 5.0.322.2 on Windows XP

    Wah…di Blog saya juga banyak tuh yang Komen one liner sama nitip link…kalo one liner macen “naisinpo bos” sih masih bisa dimaafkan..maklum emang mereka masih newbie..apalagi komennya di postingan untuk newbie..

    yg gak nahan sih kalo titip link…biasanya link nya ku edit biar gak ngelink langsung…tapi url nya masih ada..

    ada juga yg iseng pencet2 emoticon sampe panjaaang,,,kebetulan aku pasang emoticon. Kalo ini langsung di DELETE tanpa ampun..

    Tapi yang paling menyakitkan ya artikel yang dah capek2 di tulis eh di kopas orang…. T_T
    kok jadi curhat :D

  • http://www.planet-orange.org Planet Orange
    using Firefox 3.6.3 on Windows 7

    Mungkin karena artikel diblog saya adalah artikel yang ramah tamah dan ringan2, jadi saya biasanya dapat merespon komentar yang masuk, tanpa harus muter otak berkali – kali… tapi biasanya jika ada komentar/pertanyaan sulit yang butuh jawaban terkait artikel yang saya tulis, maka saya seringkali melewatkannya terlebih dahulu untuk kemudian baru saya reply..

    Selain itu mas, menurut saya komentar yang panjang lebar belumlah tentu komentar yang berkualitas, bisa aja dua baris komentar, tp berkualitas..

    Terima kasih.

  • http://kontestan.tekwanmodel.web.id iis sugianti
    using Firefox 3.0.10 on Windows XP

    Duh mas.Kesian dung yg nubie. Lagi getol-getolnya ngeblog, jadi down lagi cuma gara-gara komentar.1 baris komeng dari blogger nubie bisa jadi merupakan usaha yang sangat keras bagi mereka. Jadi sebisa mungkin (jika koneksi inet lg bagus..) saya akan menjawab komen mereka sesuai porsinya (jk pendek ya jwb sekenanya jg, jk panjang dan “bermutu” ya jawabnya jg sedikit berkelas, hehehehe). Kalo tak terbentur ngurus anak, sebisa mungkin kunjungan balik. Intinya kan silaturahmi.

    Tapi terkadang, ada blogger yang menganggap sombong gak “kunlik”, padahal urusan kita ‘kan gak hanya “ngeblog”. Makanya semakin lama ngeblog, saya semakin enjoy. Menulis sedapetnya, senyamannya, “seenaknya”, gak peduli mo dikomentari apa gak.Tp tetep kalo ada komeng masuk ya dijawab.

    Makanya, saya bisa maklum buat Bang Rismaka jika gak semua komeng akan dijawab. Karena saya yakin, bang Risma (dan narabloggers lainnya) punya “terms” sendiri wat nentuin mo jawab apa gak. Piss.

    Salam.