March 24, 2010 — Saya sebenarnya tertarik dengan komentar tersebut, karena cukup panjang dan mengandung beberapa kritikan (yang membangun) untuk diri saya pribadi.. Sebuah Komentar dan Kritikan dari Seseorang ditulis oleh rismaka pada March 24, 2010. Berikut ulasan selengkapnya.
Cukup lama saya tidak melakukan kegiatan online yang produktif, dan alhamdulillah dalam waktu luang saya untuk melakukan aktifitas blogging pun telah kembali.
Beberapa minggu yang lalu, di salah satu artikel yang pernah saya tulis, ada seseorang yang menuliskan komentarnya. Saya sebenarnya tertarik dengan komentar tersebut, karena cukup panjang dan mengandung beberapa kritikan (yang membangun) untuk diri saya pribadi. Namun saat itu kesibukan telah mencuri banyak waktu saya untuk dapat membahas hal tersebut ke dalam suatu postingan tersendiri.
Komentar tersebut datang di artikel yang berjudul “Mengenal Tingkatan Kasta Komentar Para BlogWalker“. Berikut saya kutip semuanya:
kalo menurut saya sih lebih baik meninggalkan komentar dari pada baca bolak balik tapi gak meninggalkan jejak sedikitpun, malah itu gak da respon nya sama sekali , ya tentunya berkomentar tanpa menyinggung perasaan seseorang, gak pa2 kan kalo cuman ninggalin backlink nya disana itung2 promosi kan nambah pahala tuh tapi bukan berarti saya suka nyepam lho.
sebagai contoh misalnya seseorang meninggalkan komentar “info yang bermanfaat sob”, yah mungkin aja itu memang benar2 bermanfaat bagi mereka dan itu langsung ke intinya tanpa embel2 “kamu keren, kamu cakep, kau pinter atau mengulang kata2 inti yang udah di posting buat di jadiin komentar, dsb”, apalagi berkomentar di kotak komentar tidaklah sama dengan kita chat secara dua arah langsung yang isinya bisa di baca langsung oleh pengirim dan penerima yang bisanya baru kita balas dalam berapa menit, jam, bahkan hari, lagian apakah mereka tau kalo kita membalas komentar mereka, gak mungkin kan kita ngasih tau ke mereka “sob komentar kamu udah saya balas” wah bisa capek tuh ngasih tahunya. kecuali memang ada yang bertanya tentang persoalan yang di posting dan kemungkinan mereka balik lagi tapi ujung2 nya mereka komentar “wah terima Kasih” yah sama aja koment-nya kaya gitu, tapi dunia maya ini luas bisa aja mereka cari referensi di website lain yang isinya lebih lengkap
sebagai seorang senior harusnya anda bisa menghargai komentar-komentar yang masuk dengan lapang dada,bukannya membalas dengan cacian atau kembali menjelekan orang dengan kata2 “komentar2 sampah, komentator kampungan, tidak bermutu bahkan memosting kembali orang yang menjelekan anda dengan nada kebencian atau lain sebagainya”, apakah anda mau dicap sombong, arogan, ketus, sok tau, lebih pintar atau apapun namanya. blogger lain mau negur aja takut untuk komentar,walaupun ada kata2 yang gak sesuai tinggal hapus aja kan.
Atau sebaliknya anda mau milih di cap “orang yang sabar, ramah, berlapang dada dan berjiwa besar” merurut saya itu lebih berharga kalo dilihat dari segi harga diri, itulah resikonya kalo bersosialisasi di dunia maya,kita harus menerima wlaupun kita banyak memberi.mungkin anda yang sudah senior, mengganggap komentar dari teman2 yang hanya sekedar basa2 basi adalah “kampungan”, tapi bagi yang masih nubi seperti saya dan yang baru bikin blog, sangat mengharapkan sekali komentar apa2 pun itu kecuali yang menyinggung SARA, kasihan kadang2 teman2 yang meminta kunjungan balik dari blog yang PR nya tinggi tanpa di tanggapi, dengan susah payah mereka berusaha, apakah salah mereka berusaha, walau kadang2 pun salah tempat dalam mempromosikannya, walau pun tersedia buku tamu tempatnya kadang2 tersembunyi dari penglihatan coba tampilkan di sidebar atau pasang tulisan besar2 yang tulisannya “BUKU TAMU”
Maaaaaaaaf sekali lagi Maaaaaaaaaf kalo kata saya membuat anda tidak berkenan dan tersinggung, soalnya uneg2 perlu di keluarin
Bagaimana menurut anda? Mohon ditanggapi…