Narablog Bukan Jurnalis
Ada beberapa orang yang mempunyai pandangan yang salah tentang eksistensi narablog sebagai sumber berita. Mereka beranggapan bahwa narablog adalah juga seorang jurnalis (journalist). Anggapan mereka berdasarkan kepada aktifitas narablog yang sering memberikan informasi berita di media blog yang mereka (narablog) kelola.
Anggapan ini dapat dimaklumi karena memang lebih banyak blog yang menyajikan informasi berita ketimbang catatan kehidupan pribadinya. Di sinilah awal kerancuan itu timbul bagi beberapa orang yang kurang mengamati perkembangan dunia maya.

Beberapa perbedaan antara seorang jurnalis dan narablog bisa kita tuliskan sebagai berikut [dikutip dari blognya ndorokakung @ DDD]:
- Narablog bukan pekerja pers resmi. Sementara jurnalis adalah pekerja resmi yang bernaung di suatu lembaga tertentu.
- Narablog adalah orang-orang yang memakai media blog untuk menerbitkan ekspresi personal mereka. Bisa berupa teks, foto, audio, video, maupun gabungan dari semuanya. Sementara jurnalis memakai media informasi seperti surat kabar, televisi, radio, dan lain-lain, meski terkadang seorang jurnalis juga mempunyai blog.
- Jurnalis merupakan produsen informasi. Narablog itu konsumen sekaligus produsen.
- Jurnalis bekerja untuk perusahaan pers. Narablog memiliki dan mengelola media masing-masing, yakni blog.
- Jurnalis tunduk kepada aturan perusahaan, kode etik, dan Undang-Undang Pers, sementara narablog tidak.
- Jurnalis bisa dicari di kantornya, sementara narablog ditemukan dengan cara mengetikkan URL (alamat) blognya. Narablog tak memiliki kantor bersama atau markas seperti halnya para jurnalis atau anggota partai.
- Berbeda dari para jurnalis, narablog bukan kelompok yang harus mencari berita di lapangan. Mereka bahkan bisa tak peduli terhadap undangan jumpa pers. Kecuali kalau konferensi pers itu dianggap menarik minat dan penting, baru mereka datang.
Begitulah sekilas tentang perbedaan seorang jurnalis dan seorang narablog. Sama-sama menyediakan informasi, namun berbeda dalam banyak hal. Apakah anda mempunyai pendapat yang berbeda dengan yang di atas?
Narablog dapat dikatakan blogger seperti yang sering kita sebut dong ya Mas :)
dah saya baca.. sampe pecas ndahe.. sering maen ke rumah ndoro kakung juga ya?
narablog ya blogger ntu,tp istlahnya plg sering pake blogger. .
Saya kurang setuju dengan yang nomor lima…..
pernah denger tentang jurnalisme sastrawi bro?
bagaimana klo diciptakan jurnalisme blogger? menarik bukan? intinya bagaimana agar seorang blogger dapat menyajikan berita yang tetap berpedoman pada kode etik jurnalisme, tanpa meninggalkan aksesoris sehari2nya (baik bahasa, diksi, dan segela remeh temehnya) sebagai blogger.
Benar mas, ada perbedaan yang mendasar antara jurnalis dengan narablog. Bukan hanya masalah berita saja, tetapi jurnalis juga harus melewati pendidikan tertentu agar bisa masuk kedalam kategori jurnalis yang baik. Sementara narablog, ya sesuka-sukanya saja.
anda benar mas :lol:
intinya,
narablog = blogger
narablog =/ jurnalis. gitu?
iyaiayayya… ngerti saya :D
ya pokoknya bgtlah, . . hampir2 sama. . :D
Wawasan baru lagi neh… perbedaan jurnalis dngn narablog… Terima kasih infonya ya mas….
tapi…keknya lewat blogger eh..narablog, bisa membuka jalan to be a journalist kaan??
hi hi nulis enggak nulis ya tergantung mood aja deh :D
wah,kalo dibilang gak hanya posting tentang kegiatan pribadi. . brarti aku juga termasuk nieh. . . . :(
mas. . pageranknya naek jadi 3 ya. . .kasih tips triknya dunk. .ditunggu :D
Sebenernya PR asli blog ini udah 3 dari dulu, trus turun ke 1 gara2 redirect ke www
Gampang kok, tinggal sering posting aja, dan terapin SEO. Itu cukup
Mau nanya, apakah yang disebut narablog itu? ternyata jawabannya sudah ada pada komentar di atas. Terima kasih :)