Narablog Bukan Jurnalis

Submitted by rismaka on November 30, 2009 – 7:00 am16 Comments
This entry was writen by Rismaka, The Admin, Biochemist (sometimes) and Data Management Staff of PT. Ex-WF. [Contact: rismaka[at]rismaka.net]

Ada beberapa orang yang mempunyai pandangan yang salah tentang eksistensi narablog sebagai sumber berita. Mereka beranggapan bahwa narablog adalah juga seorang jurnalis (journalist). Anggapan mereka berdasarkan kepada aktifitas narablog yang sering memberikan informasi berita di media blog yang mereka (narablog) kelola.

Anggapan ini dapat dimaklumi karena memang lebih banyak blog yang menyajikan informasi berita ketimbang catatan kehidupan pribadinya. Di sinilah awal kerancuan itu timbul bagi beberapa orang yang kurang mengamati perkembangan dunia maya.

Journalist

Beberapa perbedaan antara seorang jurnalis dan narablog bisa kita tuliskan sebagai berikut [dikutip dari blognya ndorokakung @ DDD]:

  1. Narablog bukan pekerja pers resmi. Sementara jurnalis adalah pekerja resmi yang bernaung di suatu lembaga tertentu.
  2. Narablog adalah orang-orang yang memakai media blog untuk menerbitkan ekspresi personal mereka. Bisa berupa teks, foto, audio, video, maupun gabungan dari semuanya. Sementara jurnalis memakai media informasi seperti surat kabar, televisi, radio, dan lain-lain, meski terkadang seorang jurnalis juga mempunyai blog.
  3. Jurnalis merupakan produsen informasi. Narablog itu konsumen sekaligus produsen.
  4. Jurnalis bekerja untuk perusahaan pers. Narablog memiliki dan mengelola media masing-masing, yakni blog.
  5. Jurnalis tunduk kepada aturan perusahaan, kode etik, dan Undang-Undang Pers, sementara narablog tidak.
  6. Jurnalis bisa dicari di kantornya, sementara narablog ditemukan dengan cara mengetikkan URL (alamat) blognya. Narablog tak memiliki kantor bersama atau markas seperti halnya para jurnalis atau anggota partai.
  7. Berbeda dari para jurnalis, narablog bukan kelompok yang harus mencari berita di lapangan. Mereka bahkan bisa tak peduli terhadap undangan jumpa pers. Kecuali kalau konferensi pers itu dianggap menarik minat dan penting, baru mereka datang.

Begitulah sekilas tentang perbedaan seorang jurnalis dan seorang narablog. Sama-sama menyediakan informasi, namun berbeda dalam banyak hal. Apakah anda mempunyai pendapat yang berbeda dengan yang di atas?

Artikel yang berhubungan:

  1. Apa Itu Narablog?
  2. Bukan Golput, Tapi Berlepas Diri

Berlangganan Artikel

Dengan berlangganan, anda akan dikirim artikel terbaru blog ini secara lengkap. Masukkan alamat email anda, kemudian tekan tombol subscribe:

Jika tidak mendapatkan informasi yang diinginkan, anda bisa manfaatkan mode pencarian berikut ini:
« :Prev Post

16 Comments »

Leave a comment!

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.