Menulis Syntax Highlighted pada Blog WordPress.com

Submitted by rismaka on August 9, 2009 – 7:00 am10 Comments
This entry was writen by Rismaka, The Admin, Biochemist (sometimes) and Data Management Staff of PT. Ex-WF. [Contact: rismaka[at]rismaka.net]

Syntax Highlighter merupakan suatu fitur yang sering digunakan dalam dunia coding WordPress, dimana tanpa adanya syntax highlighter, maka pekerjaan melindungi (cover/shield) karakter/simbol pada kode-kode html, php, css, python, ruby dan semisalnya akan memakan waktu lebih lama. Syntax highlighter ini berfungsi untuk melindungi kode-kode pemrograman agar tidak terfilter oleh WordPress menjadi karakter-karakter yang tidak bermanfaat.

Alasan WordPress menyaring (filter) setiap kode adalah untuk keamanan. Hal ini terkait dengan adanya celah keamanan pada database jika karakter-karakter semisal tanda petik (quote) satu maupun tanda petik dua diloloskan. Saya pribadi kurang mengerti mengenai celah keamanan ini dan bagaimana efeknya.

Penggunaan syntax highlighter pada WordPress yang dihosting sendiri bisa menggunakan plugin SyntaxHighlighter 2.0. Namun pengguna blog gratis WordPress.com pun dapat pula menggunakan syntax highlighter ini dengan menggunakan shortecode, karena pihak WordPress.com telah mengintegrasikan SyntaxHighlighter 2.0 ke dalam enginenya.

Berikut ini adalah cara penulisan syntax highlighter pada Blog WordPress.Com. Contoh yang akan digunakan adalah menghighlight kode PHP.

Gunakan shortecode berikut

1
2
3
4
5
[sourcecode language='php']

<!-- Kode PHP yang akan dihighlight di sini -->

[/sourcecode]

Syntax Highlighter

Contoh hasil penulisannya bisa kita lihat di contoh penulisan syntax highlighter di Rismaka On WordPress

Selain PHP, kode-kode pemrograman lainnya pun bisa dihighlight seperti contoh di atas, hanya saja parameter bahasanya (language) harus kita ubah menurut jenis kode tersebut. Contohnya, jika kita ingin menghighlight kode javascript, kita bisa menuliskannya sebagai berikut:

1
2
3
4
5
[sourcecode language='jscript']

<!-- Kode javascript yang akan dihighlight di sini -->

[/sourcecode]

Perhatikan, hanya parameter language-nya saja yang diubah menjadi ‘jscript‘.

Beberapa parameter untuk kode-kode pemrograman yang lain bisa kita lihat di bawah ini:

  • bash
  • cpp
  • csharp
  • css
  • delphi
  • html
  • java
  • jscript
  • php
  • python
  • ruby
  • shell
  • sql
  • vb
  • xml

Referensi:

http://support.wordpress.com/code/

Artikel yang berhubungan:

  1. Cara Membuat Daftar Isi pada Blog WordPress.Com
  2. Cara Mematikan Post Revision Pada WordPress
  3. Cara Memasang Widget Kontribusi Lintas Berita pada WordPress
  4. Tampilan Mobile untuk Penguna Blog WordPress.Com
  5. Blog Subscriptions, Form Berlangganan untuk WordPress.com
  6. 6 Tips Memaksimalkan Kecepatan Loading Blog WordPress.Com
  7. Potensi Besar Blog WordPress.Com yang Jarang Diketahui Penggunanya

Berlangganan Artikel

Dengan berlangganan, anda akan dikirim artikel terbaru blog ini secara lengkap. Masukkan alamat email anda, kemudian tekan tombol subscribe:

Jika tidak mendapatkan informasi yang diinginkan, anda bisa manfaatkan mode pencarian berikut ini:

10 Comments »

Leave a comment!

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.