Menulis Syntax Highlighted pada Blog WordPress.com
Syntax Highlighter merupakan suatu fitur yang sering digunakan dalam dunia coding WordPress, dimana tanpa adanya syntax highlighter, maka pekerjaan melindungi (cover/shield) karakter/simbol pada kode-kode html, php, css, python, ruby dan semisalnya akan memakan waktu lebih lama. Syntax highlighter ini berfungsi untuk melindungi kode-kode pemrograman agar tidak terfilter oleh WordPress menjadi karakter-karakter yang tidak bermanfaat.
Alasan WordPress menyaring (filter) setiap kode adalah untuk keamanan. Hal ini terkait dengan adanya celah keamanan pada database jika karakter-karakter semisal tanda petik (quote) satu maupun tanda petik dua diloloskan. Saya pribadi kurang mengerti mengenai celah keamanan ini dan bagaimana efeknya.
Penggunaan syntax highlighter pada WordPress yang dihosting sendiri bisa menggunakan plugin SyntaxHighlighter 2.0. Namun pengguna blog gratis WordPress.com pun dapat pula menggunakan syntax highlighter ini dengan menggunakan shortecode, karena pihak WordPress.com telah mengintegrasikan SyntaxHighlighter 2.0 ke dalam enginenya.
Berikut ini adalah cara penulisan syntax highlighter pada Blog WordPress.Com. Contoh yang akan digunakan adalah menghighlight kode PHP.
Gunakan shortecode berikut
1 2 3 4 5 | [sourcecode language='php'] <!-- Kode PHP yang akan dihighlight di sini --> [/sourcecode] |

Contoh hasil penulisannya bisa kita lihat di contoh penulisan syntax highlighter di Rismaka On WordPress
Selain PHP, kode-kode pemrograman lainnya pun bisa dihighlight seperti contoh di atas, hanya saja parameter bahasanya (language) harus kita ubah menurut jenis kode tersebut. Contohnya, jika kita ingin menghighlight kode javascript, kita bisa menuliskannya sebagai berikut:
1 2 3 4 5 | [sourcecode language='jscript'] <!-- Kode javascript yang akan dihighlight di sini --> [/sourcecode] |
Perhatikan, hanya parameter language-nya saja yang diubah menjadi ‘jscript‘.
Beberapa parameter untuk kode-kode pemrograman yang lain bisa kita lihat di bawah ini:
- bash
- cpp
- csharp
- css
- delphi
- html
- java
- jscript
- php
- python
- ruby
- shell
- sql
- vb
- xml
Referensi:
http://support.wordpress.com/code/
Artikel yang berhubungan:
- Cara Membuat Daftar Isi pada Blog WordPress.Com
- Cara Mematikan Post Revision Pada WordPress
- Cara Memasang Widget Kontribusi Lintas Berita pada WordPress
- Tampilan Mobile untuk Penguna Blog WordPress.Com
- Blog Subscriptions, Form Berlangganan untuk WordPress.com
- 6 Tips Memaksimalkan Kecepatan Loading Blog WordPress.Com
- Potensi Besar Blog WordPress.Com yang Jarang Diketahui Penggunanya
Berlangganan Artikel
Dengan berlangganan, anda akan dikirim artikel terbaru blog ini secara lengkap. Masukkan alamat email anda, kemudian tekan tombol subscribe:





[...] yang akan dituliskan seperti PHP, HTML, CSS, Ruby, dan lain-lain telah dijelaskan pada artikel Menulis Syntax Highlighter Kode pada Blog WordPress.com di [...]
Maaf OOT(Out Of Topik),,,
Berhubung saya blogger pemula yg sdg mengiikuti sebuah kontes
menulis, maka saya bermaksud minta pendapat Anda maupun blogger yg lain mengenai tulisan artikel saya.
Bg yg brminat silakan mampir ke
http://point.dagdigdug.com/index.php/nothing-impossible-with-technology/
sekali lagi saya mohon maaf, karena comment saya OOT.
Thank’s before for visiting…
wah…menarik sekali infonya, pak.
Tak cobain dulu ya….
Silahkan mas
Kita juga bisa langsung menulis tag pembuka <pre> dan penutup </pre> untuk membungkus simbol dan karakter di mesin WP.com atau Blogger.com
Setahu saya tag
ga cukup mas untuk melindungi kode, biasanya perlu tag pendukung lagi seperti tag
CMIIW.
Thanks yach infonya
sekarang, saya tidak lagi mengunakan plugin itu. Selain memberatkan load blog, bermasalah juga terhadap XHTML validation dan semantic tentunya. CMIIW Ahh… mending pakai yang standar aja deh. hehehehe
Standar gaek ya bang..
Duh, orang2 awam bakal makin bingung neh baca koment bang ganda
lumayan, bakal banyak yang nanya2 ke blog saya. biar makin banyak visitor.. *ngeles*