Cara Mengetahui Attribut dari Suatu Link (nofollow atau dofollow)

Submitted by rismaka on August 13, 2009 – 7:00 am29 Comments
This entry was writen by Rismaka, The Admin, Biochemist (sometimes) and Data Management Staff of PT. Ex-WF. [Contact: rismaka[at]rismaka.net]

chain links3Link, atau dalam bahasa Indonesia yang baku disebut pranala, merupakan suatu penghubung antara satu halaman web ke halaman web yang lain. Attribut (baca=relation) dari suatu link ada banyak macamnya, salah satunya adalah “nofollow“.

Saya sudah menuliskan secara panjang lebar penjelasan tentang link beratribut nofollow, baik dari definisinya, cara penulisannya, manfaatnya, serta cara menghilangkannya dari kolom komentar. Artikel tersebut saya tulis dengan judul Attribut nofollow, Manfaat, Serta Cara Menghilangkannya dari WordPress. Silahkan ditelusuri.

Secara singkat, attribut nofollow mulai diperkenalkan oleh google pada tahun 2005 untuk mencegah para spammers mendapatkan ranking (credit) dari google. Link yang berattribut nofollow tidak akan mendapatkan aliran pagerank dari halaman yang memasang link tersebut. Oleh karena itulah attribut nofollow salah satunya bermanfaat untuk menjaga agar nilai pagerank tidak turun.

Cara Memeriksa Link berattribut nofollow

Salah satu cara mudah mengetahui attribut dari suatu link adalah menggunakan element properties pada browser mozilla firefox. Caranya adalah klik kanan pada link yang hendak kita lihat attributnya, kemudian klik Properties pada context menunya.

properties

Gambar di atas adalah contoh context menu properties pada suatu link. Terlihat bahwa attribut (Relation) dari link tersebut adalah nofollow.

Cara kedua adalah dengan melihat sumber (source) kode dari link yang akan kita periksa. Cara ini lebih rumit, karena kita harus mencari kode HTML link tersebut diantara kode-kode lain yang ada. Caranya adalah klik kanan pada halaman yang akan kita periksa, kemudian pilih View page source (pada firefox) atau View source (pada Internet Explorer). Carilah kode HTML dari link yang akan kita periksa, kemudian lihatlah dalam kode tersebut apakah ada attribut nofollow atau tidak.

Contoh kode HTML sederhana link berattribut nofollow:

1
<a href="http://rismaka.net/" rel="nofollow">RISOFTE</a>

atau

1
<a href="http://rismaka.net/" rel="external nofollow">RISOFTE</a>

atau

1
<a href="http://rismaka.net/" class="url external nofollow">RISOFTE</a>

Adakah attribut dofollow? Bagaimana cara mengetahuinya?

dofollowDofollow adalah kebalikan dari nofollow, yakni link yang attribut nofollownya telah dihapus. Contohnya adalah:

1
<a href="http://rismaka.net/">RISOFTE</a>

atau

1
<a href="http://rismaka.net/" rel="external">RISOFTE</a>

atau

1
<a href="http://rismaka.net/" class="url external">RISOFTE</a>

Jadi kesimpulannya tidak ada attribut resmi bernama “dofollow“, karena link dofollow adalah link yang tidak mempunyai attribut “nofollow”

–o0o–

Semoga penjelasan di atas bermanfaat bagi yang belum mengetahui cara memeriksa attribut suatu link, apakah nofollow atau dofollow. FYI, ada beberapa blogger yang menerapkan attribut “nofollow” di blogroll mereka dengan maksud agar PR (pagerank) mereka tidak turun, dan cara di atas mungkin bermanfaat bagi anda yang ingin memeriksanya. Selamat mencoba.

Artikel yang berhubungan:

  1. Attribut nofollow, Manfaat, Serta Cara Menghilangkannya dari WordPress
  2. Menambahkan Link Blogroll Secara Efisien di Sidebar
  3. Cara Membuat Halaman Daftar Isi atau Sitemap
  4. Cara Memasang Widget Kontribusi Lintas Berita pada WordPress
  5. Cara Membuat Daftar Isi pada Blog WordPress.Com
  6. Cara Mematikan Post Revision Pada WordPress
  7. Cara Menampilkan Random Image

Berlangganan Artikel

Dengan berlangganan, anda akan dikirim artikel terbaru blog ini secara lengkap. Masukkan alamat email anda, kemudian tekan tombol subscribe:

Jika tidak mendapatkan informasi yang diinginkan, anda bisa manfaatkan mode pencarian berikut ini:

29 Comments »

Leave a comment!

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.