Cara Mengetahui Attribut dari Suatu Link (nofollow atau dofollow)
Link, atau dalam bahasa Indonesia yang baku disebut pranala, merupakan suatu penghubung antara satu halaman web ke halaman web yang lain. Attribut (baca=relation) dari suatu link ada banyak macamnya, salah satunya adalah “nofollow“.
Saya sudah menuliskan secara panjang lebar penjelasan tentang link beratribut nofollow, baik dari definisinya, cara penulisannya, manfaatnya, serta cara menghilangkannya dari kolom komentar. Artikel tersebut saya tulis di Attribut nofollow, Manfaat, Serta Cara Menghilangkannya dari WordPress. Silahkan ditelusuri.
Secara singkat, attribut nofollow mulai diperkenalkan oleh google pada tahun 2005 untuk mencegah para spammers mendapatkan ranking (credit) dari google. Link yang berattribut nofollow tidak akan mendapatkan aliran pagerank dari halaman yang memasang link tersebut. Oleh karena itulah attribut nofollow salah satunya bermanfaat untuk menjaga agar nilai pagerank tidak turun.
Cara Memeriksa Link berattribut nofollow
Salah satu cara mudah mengetahui attribut dari suatu link adalah menggunakan element properties pada browser mozilla firefox. Caranya adalah klik kanan pada link yang hendak kita lihat attributnya, kemudian klik Properties pada context menunya.

Gambar di atas adalah contoh context menu properties pada suatu link. Terlihat bahwa attribut (Relation) dari link tersebut adalah nofollow.
Cara kedua adalah dengan melihat sumber (source) kode dari link yang akan kita periksa. Cara ini lebih rumit, karena kita harus mencari kode HTML link tersebut diantara kode-kode lain yang ada. Caranya adalah klik kanan pada halaman yang akan kita periksa, kemudian pilih View page source (pada firefox) atau View source (pada Internet Explorer). Carilah kode HTML dari link yang akan kita periksa, kemudian lihatlah dalam kode tersebut apakah ada attribut nofollow atau tidak.
Contoh kode HTML sederhana link berattribut nofollow:
<a href="http://www.rismaka.net/" rel="nofollow">RISOFTE</a>
atau
<a href="http://www.rismaka.net/" rel="external nofollow">RISOFTE</a>
atau
<a href="http://www.rismaka.net/" class="url external nofollow">RISOFTE</a>
Adakah attribut dofollow? Bagaimana cara mengetahuinya?
Dofollow adalah kebalikan dari nofollow, yakni link yang attribut nofollow-nya telah dihapus. Contohnya adalah:
<a href="http://www.rismaka.net/" >RISOFTE</a> <a href="http://www.rismaka.net/" rel="external">RISOFTE</a> <a href="http://www.rismaka.net/" class="url external">RISOFTE</a>
Jadi kesimpulannya tidak ada attribut resmi bernama “dofollow“, karena link dofollow adalah link yang tidak mempunyai attribut “nofollow”
FYI, ada beberapa blogger yang menerapkan attribut “nofollow” di blogroll mereka dengan maksud agar PR (pagerank) mereka tidak turun, dan cara di atas mungkin bermanfaat bagi anda yang ingin memeriksanya. Selamat mencoba.
absen pertama!!!!
Saya baca lagi dua ertikel ttg nofollow dan dofollow. Apakah secara default (tanpa tambahan code) suatu link menjadi dofollow? atau menjadi nofollow?
Kelihatannya saya harus memeriksa link2 saya lagi …
Secara default (tanpa tambahan code), attribut dari suatu link itu dofollow bang. Jika kita menambahkan attribut nofollow, maka status dari link tersebut baru menjadi nofollow.
Di kolom komentar pun sebenarnya secara defaultnya dofollow, hanya saja secara otomatis wordpress akan menambahkan attribut nofollow di setiap link yang ada di komentar, sehingga status dari link yang ada di komentar adalah nofollow.
ribet donk mesti view source segala :P
Ribet, tapi lebih akurat. Karena ada beberapa link dofollow palsu yang hanya bisa terdeteksi melalui “view source” :P
this is the way i love.. :))
Wah, kalau menambahkan nofollow di blogroll itu namanya curang.
Kalau saya seh mau page rank saya berapa gak jadi soal (apalagi harus curang), yang penting saya dan pengunjung medapatakan win-win solution :D
Sebenarnya tergantung dari perjanjian diantara kedua belah pihak kang. Dan seharusnya pula sang blogger itu jujur menuliskan bahwa dia hanya menerima link nofollow aja. Kalau tanpa pemberitahuan, memang hal itu menjurus kepada kecurangan. Dan saya sudah mendapati beberapa blogger bertindak seperti itu :D
tanks bro saya br tau maklum masih nubie
Kita sama-sama nubie bro. Sesama nubie dilarang saling mendahului :lol:
oh.. gitu ya… berarti saya boleh dong mendahului.. wakakakakak *di lempar tuts keyboard*
Penggunaan plugins untuk mengubah nofollow menjadi dofollow sama juga kan mas ? ribet kalau mesti ubah codingnya wp. Iya kalau benar edit-nya kalau salah ? apa nggak berabe…
Iya mas sama kok. Fungsinya untuk menghilangkan rel=”nofollow” yang ada di komentar.
sependek yang saya baca, rel=”external” di XHTML seharusnya berfungsi serupa seperti ‘open in new window’ atau target=”_new” (tidak valid XHTML) di HTML. tapi rel=”external” tersebut perlu bantuan javascript untuk berfungsi.
selebihnya, rel=”external” plus bantuan CSS bisa memberi petunjuk pada pengguna bahwa link adalah pranala luar. mirip seperti di wikipedia. cmiiw :)
Hmm saya baru tahu itu dok. Dulu saya malah menyangka kalau rel=”external nofollow” itu adalah pranala dengan attribut nofollow yang ditujukan khusus untuk pranala luar (outlink), sementara untuk pranala dalam, statusnya tetap dofollow.
Saya sejujurnya tidak tahu tentang hal ini. Makasih tambahannya dok :)
lupa..bacaannya ada di sitepoint. :)
Cara paling praktis lagi… pake plugin mozilla nodofollow
Owh iya, hampir lupa. Makasih atas tambahannya dind :)
Sekarang aku agak berhati – hati menggunakan rel=”nofollow” untuk bertukar link, aku ga akan curang… trus, saat memberikan backlink pada postingan ku lihat dulu web sitenya. memerlukan backlink atau tidak…
contoh : google.com sama sekali tak memerlukan backlink…
Yup, lebih baik memang begitu. Kecurangan hanya akan mengurangi kepercayaan orang lain kepada kita, dan itu ga bagus untuk bisnis online yang kita usahakan. :)
View source adalah cara teraman & terjitu untuk ngecek rel sebuah link karena dofollow link palsu bisa mengelabui properties firefox & add-on firefox
firefox aja bisa dikelabuhi apalagi saya…. makasih atas inponya
Hi…hi….ngak ngerti nih :)
disini commentnya nggak dofollow ya?
Wah, mantep nih sob…
Kebetulan lagi butuh banget, banyak tuh Blogger usil yang ngajak tukeran link tapi main curang, pake nofollow :D
Kalau semua pake no follow artinya susah juga ya dapetin backlink yang bermutu dan punya PR diatas.
kalau htmlnya kaya gini:
http://blablabla.com/ rel=”external” rel=”nofollow”>
Google baca yang mana?? :)
baca yang dofollownya atau yang nofollownya?? masalahnya ini juga kadang terjadi.
Keren… Gimana ya caranya link post-author jadi dofollow? Mampir yuk bro di webku sudah dofollow comment
wah baru tau neh…lumayan buat referensi…perkenalin neh blogger baru….
[...] Cara Mengetahui Attribut dari Suatu Link (nofollow atau dofollow) [...]
Humm, bagaimana ya membuat halaman komentar di blog aku agar bisa nofollow ya? Habisnya, banyk komentar yg bisa2 spam blog aku. Tapi, halaman bloggrol tetap dofollow. Gimana ya, kak Risofte?
wah saya masih bingung ni, memangnya apa bedanya no follow dengan do follow, trus yang dikategorikan curang yang seprti apa? trus brati di setiap link yang kita masukkan di artikel harus di setting nofollow/ dofollow ya? maaf banyak nanya, cuma pengen tau aja mas.
andre,
Dulu, google tidak akan mem-follow link dg atribut nofollow, sehingga link tsb tidak akan terindex oleh google. Intinya adalah buruk untuk SEO.
Tapi algoritma google saat ini memperhitungkan juga link nofollow, walau tidak sebesar link dofollow.
Kesimpulannya, mending tidak usah terlalu dipusingkan pemakaian atribut nofollow ini. Biarlah mengalir apa adanya. Toh postingan di atas hanya untuk pengetahuan aja kok :)