Stop Dreaming Start Action, Kontes Pembunuh Ide

Submitted by rismaka on July 3, 2009 – 2:50 am52 Comments
This entry was writen by Rismaka, The Admin, Biochemist (sometimes) and Data Management Staff of PT. Ex-WF. [Contact: rismaka[at]rismaka.net]

Judul di atas mungkin terdengar kasar, tapi setidaknya itulah yang saya alami beberapa hari belakangan ini. Keputusan saya mengikuti kontes SEO bertajuk Stop Dreaming Start Action memang harus dibayar mahal dengan matinya ide-ide yang sempat terlintas dalam pikiran. Bagaimana tidak, beberapa hari ini waktu luang yang saya miliki tidaklah saya gunakan untuk hal-hal berguna lainnya, baik itu untuk belajar, menulis artikel-artikel yang lebih bermanfaat, mencari referensi, dan lain sebagainya, namun justru waktu tersebut saya habiskan untuk mengurus artikel yang saya sendiri pun tidak paham apa maksudnya.

Naif. Sungguh naif sekali kalimat tersebut di atas, yang mana diucapkan oleh seorang yang sudah habis-habisan mengoptimasi isi artikelnya agar search engine friendly, namun ia sendiri tak paham apa yang dituliskannya. Begitulah kira-kira yang sedang saya alami sekarang.

Slogan “Stop Dreaming Start Action” memang bagus secara makna, namun kontes SEO bertajuk Stop Dreaming Start Action inilah yang menurut saya sia-sia untuk saya lanjutkan. Mungkin terdengar cengeng kedengarannya, seolah-olah saya kalah sebelum bertanding. Tidak, bukan begitu. Alasan saya menyebut kontes SEO bertajuk Stop Dreaming Start Action ini sebagai hal yang sia-sia bersumber dari beberapa faktor, antara lain:

  1. Kontes ini menghabiskan waktu saya yang sangat berharga. Waktu yang mestinya saya gunakan untuk menulis artikel-artikel yang lebih penting menjadi terbuang hanya untuk mengoptimasi SATU ARTIKEL yang saya sendiri tidak paham apa yang saya tuliskan. Lihat/baca sajalah artikel Stop Dreaming Start Action yang saya tulis, niscaya anda akan dibawa ke dunia fatamorgana yang terus berputar-putar tak kunjung usai dalam memahaminya.
  2. Kontes Stop Dreaming Start Action ini menjadikan saya sebagai seorang maniak. Bagimana tidak, setelah bangun tidur, saya bukannya langsung shalat, tapi malah menyalakan komputer dan melihat posisi artikel saya di SERP (search engine result position) untuk melihat posisinya. Entah sudah berapa puluh kali dalam sehari saya membuka www.google.co.id hanya untuk memantau perkembangan yang terjadi.
  3. Kontes SEO Stop Dreaming Start Action ini membunuh kreatifitas dan ide-ide saya. Banyak ide yang ingin saya tuliskan menjadi terhambat bahkan hilang begitu saja, hanya karena sibuk mengoptimasi satu artikel saja.
  4. Kontes SEO Stop Dreaming Start Action telah mematikan “ke-apa-ada-an-nya” diri saya. Biasanya saya menganut faham “let it flow”, sekarang mulai agak berlebihan dalam memaksa google untuk mengindex artikel yang saya tulis.

Saya yakin hal ini tidak hanya menimpa diri saya seorang, namun juga anda yang mengikutinya. Bagi saya ke-empat faktor di atas adalah konsekwensi yang harus dibayar mahal ketika saya memutuskan mengikuti kontes SEO bertajuk “Stop Dreaming Start Action” ini.

what+the+fuck+have+you+doneBagi saya kontes ini tak ubahnya seperti permainan judi saja, yaitu spekulasi atau untung-untungan. Meski faktor SEO lain sangat berpengaruh, baik itu penyebaran kata kunci (keyword) pada artikel, kekuatan backlink, struktur yang semantik, intensitas index, dll, namun dengan ribuan artikel dengan kata kunci yang sama (yaitu “Stop Dreaming Start Action“), akan membuat kekuatan dan kualitas artikel menjadi nisbi di mata mesin pencari. Dan hal itulah yang sedang google alami. Dan sangat susah mencari artikel yang benar-benar bermutu di mata pembaca di antara ribuan artikel dengan keyword yang sama. Karena di kontes SEO ini, hampir tiap peserta mengandalkan penyebaran dan perbanyakan keyword “Stop Dreaming Start Action” saja. Diakui atau tidak, tapi itulah kenyataan yang sedang terjadi.

Saya sendiri memutuskan untuk tidak terlalu berlebihan dalam mengikuti kontes SEO ini. Let it flow saja. Masih banyak hal-hal lain yang jauh lebih berharga daripada terlalu berlebihan dalam mengikuti kontes ini. Saya belum kalah sekarang (walau ujung-ujungnya mungkin akan kalah juga), dan ingin menerapkan jurus SEO terakhir, yaitu jurus “hamba Allah“, yaitu Berusaha, dan bertawakal. Serahkan semuanya padaNya, karena dengan kehendakNya lah, seseorang itu bisa meraih kesuksesan ataupun kegagalan. Laa haula wa laa quwata ila billah.

Tulisan ini menutup pembahasan dan tema tentang kontes SEO bertajuk “Stop Dreaming Start Action“. Ke depannya situs ini tetap akan menyajikan hal-hal yang insya Allah bermanfaat bagi pembaca, bukan hanya bermanfaat bagi saya seorang.

What the **** (tiiiiitttt……..) Stop Dreaming Start Action.

Artikel yang berhubungan:

  1. Stop Dreaming Start Action, dan Alasan Saya Mengikutinya
  2. Stop Dreaming Start Action
  3. HTTP Request, Faktor Paling Utama Penentu Performa Web
  4. Hello World & Hello WordPress
  5. Buatlah Halaman Depan yang Sederhana dan Informatif
  6. Mesin Pembunuh di Lautan

Berlangganan Artikel

Dengan berlangganan, anda akan dikirim artikel terbaru blog ini secara lengkap. Masukkan alamat email anda, kemudian tekan tombol subscribe:

Jika tidak mendapatkan informasi yang diinginkan, anda bisa manfaatkan mode pencarian berikut ini:

52 Comments »

  • nomercy says:

    hahaha … kok segitunya mas Adi? …
    saya dulu sering mengalami hal yang sama ketika ikut kontes2an … tetapi saya lanjutkan loh … mencoba untuk lebih santai … ya kalau terlalu memforsir pikiran dan waktu memang akan habislah kitanya …

    “technolgy is important, but we have a live”

  • bayu200687 says:

    padahal semboyannya keren tuh brader..
    apalagi pas chat waktu itu..
    ternyata kontes…
    seandainya lepas dari kontes, niscaya akan lebih bermakna, terutama jika diterapkan dalam kehidupan nyata.
    mungkin kontes semacam ini bagi master SEO seperti kontes menulis bagi saya. nikmat rasanya mengembangkan harap…

    • rismaka says:

      Nah itu dia brader, semboyan itu memang bener, dan bagus. Hanya saja sayang cuma dijadikan sebagai ajang kontes SEO. Aku memang sedang mengembangkan harap, namun harap itu punah dikarenakan orang-orang yang berulah.. Kontes ini adalah ajang judi semata, siapa cepat ia dapat, tak peduli apa isinya… halah… :D

  • aldy says:

    He…he…he…Mas, maaf saya “anak kecil” yang nggak tahu apa-apa, tetapi bukankah bahkan mas sendiri yang mengatakan bahwa “content adalah segalanya ?”, wajar kok tergoda (untuk uji ilmu)…bisa-bisa saya gak mau lagi mampir kesini, kalau ternyata pengelola blognya hanya mementingkan SERP, SEO…tapi Alhamdullilah…ternyata kembali lagi ke “Jalan yang benar”….Amin.

  • ganda says:

    Keep it simple and stupid bro. I know that is your slogan wherever you are. Yeah, actually you know, i’ll be more appreciate for people who make this contest natural, not only spread keyword over the internet. You can make it, i know it. Just be more natural, be simpler and let it flow.

    Don’t let it break you down. Its just a contest, a keyword rank in google search engine. you are not losing any money for this one, but you are losing great idea, time, and so on that more important than looking google.com.

    Heehehe… back to the jungle, dude…. We were waiting you back to shinobi life. hahahaha

  • ryan says:

    saya juga ikut, blognya http://action.crazsite.com, tapi masih blm dan tidak akan diapa2kan lagi kyknya,, kontes SEO memang seperti gambling, dalam hitungan jam bahkan kurang, posisi sudah berubah,, ngomong2 soal slogan, tanpa dreaming manusia hanya akan menjadi seperti computer ;)

  • abrari says:

    Saya merindukan rismaka yang dulu :)
    Nasihat saya, (juga nasihat pengajar bahasa Indonesia saya), janganlah menulis hal-hal yang tidak Anda sukai, atau hal-hal yang Anda tidak memiliki ilmu tentangnya. Laa taquulu maa laysa laka bihi ‘ilm.

    * Eh, siapa tau artikel kontradiktif ini berefek sebaliknya :) *

  • rismaka says:

    Sebenarnya kontes ini membawa dampak perubahan besar pada optimasi yg saya lakukan. Antara lain menciptakan satu-satunya halaman yang tercepat (loadingnya) yang pernah ada di blog ini, teknik manipulasi redirect permalink (URL), menciptakan halaman dengan query tersedikit yg pernah ada, dll.

    Yah, bisa dibilang ada untungnya dan ada ruginya. Tidak semua yang baik itu buruk, dan tidak semua yg buruk itu baik. Isi adalah kosong, kosong adalah isi. Halah… kok malah ngelantur… :D

    • nomercy says:

      tetapi menurut saya gak semua yang baik itu baik dan tidak semua yang buruk itu buruk :D … semua harus dilihat dari sumber, proses, manfaat dan tujuannya masing-masing … si jahat bilang bahwa dia tidak jahat karena dirinya sudah terlahir jahat (maklum dia pernah ikut kontes wajah sampul dan gak lulus ketika audiensi) … sedangkan si baik bilang bahwa dia tidak baik karena kenapa dia sejak dilahirkan gak di keluarga kaya raya (maklum dia bercita-cita punya pesawat terbang) … :D … ikut ngelantur boleh kan?

  • Abdul Cholik says:

    1.Jika anda mendahulukan menyalakan komputer daripada sholat subuh,wah itu rugi besar mas.Menghadap dan lapor kepada Tuhan harus diusahakan tepat waktu.”Asholaatu waqtiha”-sholat tepat pada waktunya-adalah salah satu amalan yang disukai Allah Swt.

    2.Ikut kontes nggak apa-apa asal tak mengorbankan kepentingan yang lebih besar,apalagi jika kontes itu hanya mengejar gengsi dan waaaahhhh..belaka.

    3.Saya sebenarnya jika pernah klimpungan ketika melihat pagerank,traffic rank dan rank..rank.. blog sahabat yahud-yahud.Saya ikuti semua petunjuk,saran,perintah,tuntunan para pendahulu dan para pakar.Ada sih hasilnya tapi tidak terlalu ngedap-ngedapi.Akhirnya saya kembali ke habitat,nulis-belajar-nulis-dan belajar, tentu tanpa melupakan urusan akhirat.

    4.Akhirnya saya kembali tenang,tiap hari bisa posting atau 2 artikel,lumayan kan.

    5.Saya juga blogwalking untuk menyerap ilmu sambil silaturahmi,dan lumayan mereka juga membalas kunjungan ke blog saya.Ini justeru yang meramaikan blog saya.Soal Google,alexa,saya senggol sekilas saya.

    6.Saya menulis yang enteng2,sederhana dan dengan gaya bahasa saya sendiri yang memang agak urakan karena saya arek Surabaya he..he..he.

    7.Blog sampeyan mantap mas,artikelnya juga mantep2 dan bisa dijadikan rujukan.Maju terus.

    8.Salam kenal dari pakde di Surabaya ya.

    • rismaka says:

      Ini Komentar terpanjang kedua setelah komentarnya mas Ardi di postingan tentang kasus Prita :)
      Tanggapan:
      1. Terima kasih pakdhe. Insya Allah saya ga meninggalkan shalat subuh kok. Waktu itu hanya mengorbankan beberapa menit saja. Rugi besar memang :)
      2. Kontes ini sekarang tak lebih dari sekedar main-main saja bagi saya.

      3. Yup betul pakdhe. Menulis secara alami yang bermanfaat jauh lebih baik daripada mengejar target untuk tampil di posisi pertama hasil pencarian mesin pencari. Karena pada hakikatnya kita ngeblog untuk orang lain, bukan untuk mesin pencari :)
      4. Wah, itu udah banyak pakdhe. Saya paling banter cuma 1 artikel perhari. Itupun sekarang jarang..

      5. Sayangnya saya jarang melakukan blogwalking disebabkan karena kesibukan saya. Agak menyedihkan memang.. hiks..

      6. Bagus tuh pakdhe. Pertahankan… lanjutkan..!!!

      7. Terima kasih pak dhe. Bagi saya ini merupakan kehormatan dikunjungi dan dipuji oleh pakdhe. Maju terus, Lanjutkan…!!! :D
      8. Salam kenal dan salam hangat selalu dari juniormu di Bogor :) . Terima kasih atas kunjungannya…

  • copas says:

    kalau saya pribadi sih masih pikir2 beberpa kali kalau mau ikut kontes seo kayak beginian.Di samping saya masih newbie,ngeblog bagi saya hanyalah proses belajar saja dengan sedikit harapan memberikan manfaat bagi yang lain.YAh…….setiap orang memilih,asal jangan salah pilih entar nyesel akhirnya……

    btw, sekalian info bahwa blog saya yg di wordpress sdh jarang diupdate karena masalah jaringan di sini sekarang udah punya di blogspot,jalan2 ya?

  • aldy says:

    Mas, sifat khilaf itu lumrah, ingin unggul itu baik…banyak hikmah yang bisa diambil ( ach…anak kecik tahu apa ? )…Thank big brother…be simpler and let it flow, Keep it simple and stupid (mas ganda)…nice word you can keep and do. What more…Be Adi…Be Rismaka and Be Risofte, its very simple ?

  • Wah sama berarti mas :)tetapi senang juga si dalam suasana kompetisi yang begitu wahhhhhh…

  • GiE says:

    Alhamdulillah, akhirnya ada yang sejalan dengan pikiranku soal kontes SDSA ini.

    Aku juga udah mundur teratur dari kontes SEO yang agaknya memang seperti “judi” ini. Entah kenapa, saat mengikuti kontes tersebut aku ada perasaan nggak enak gitu yang menggelayuti hati dan pikiran ini.

    Dan ternyata, aku juga merasa seperti yang mas jelaskan diatas. Jazakallah ya buat artikelnya. :)

    Salam.

  • Langsung subscribe langganan posting.
    padahal baru pertama kali datang.
    posting yang bagus Mas.
    jadi malu punya blog yang ditulis cuma buat Google doang.
    saya mengagumi dari kejauhan saja prinsip ‘content is the king’ dengan membaca blog ini. Sekarang masih harus tetap menulis untuk Om Google, sampai lebih banyak waktu luang… karena waktu luang itu eksis dengan adanya isi perut dan uang lebih yang Om Gugel berikan.
    keep write high quality post Bro.
    kunjungan pertama langsung jatuh cinta.

    (nulis url blog ragu2 <~ malu)

    • rismaka says:

      Sebelumnya saya ucapkan terima kasih atas kepercayaan mas untuk berlangganan artikel :) Mengenai blog ini, sepertinya mas terlalu berlebihan, konten yang saya tulis biasa-biasa saja kok mas. Bahkan saya sendiri merasa malu karena belum bisa memberikan hasil yang maksimal. Selama ini saya mengadopsi prinsip “content is the king” mungkin karena saya pernah merasakan sebagai pengunjung / pembaca yang butuh akan informasi yang terpercaya, bukan sekedar kata kunci yang terlalu dioptimasi.

      Beberapa kali saya sempat kecewa ketika mencari sebuah artikel melalui google, dan ternyata saya malah menemukan blog yang isinya hanya keyword semata. Bahkan ada yang isi dari kontennya tidak nyambung sama sekali.

      Dan kembali lagi ke masalah ini, sepertinya saya telah melakukan kesalahan dengan mengikuti kontes ini. Ya, saya terlalu memaksakan diri menulis apa-apa yang tidak saya kuasai. Dan hasilnya adalah kontent yang buruk, terburuk yang pernah saya tulis :)
      Sekali lagi terima kasih mas atas kunjungannya. Sukses terus buat blogicthink dot com

  • fanari says:

    Menurut saya itu bukan kontes murni SEO, tapi lebih kepada kontes meraih urutan tertinggi di SERP. Matt Cutts pernah bilang di blognya: Writing useful articles that readers will love. Kalau kita tidak menyukai apa yang kita tulis, gimana bisa pembaca menyukai tulisan kita? Salah satu SEO advice yg terpenting dari Matt Cutts menurut saya adalah bagaimana kita bisa menemukan niche kita sendiri, dan bisa mengoptimalkan sehingga mendapat kredibilitas, rangking, reputasi, dan authority yg baik di mata Google dan tentunya juga pembaca. SEO nggak melulu soal buzz atau tren, tapi lebih kepada gimana caranya biar kita jadi pemain nomor 1 di niche kita sendiri.
    Tapi gak ada salahnya juga sih ikutan, saya juga coba2 ikut walaupun cuma pakai halaman HTML statis hehehe

  • maxall says:

    semangatnya gila gilaan,maju terus bro,lam kenal (komen terpendek gak ya?) :mrgreen:

  • aldy says:

    Hmmm…mas, luar biasa support yang diberikan teman-teman, dan saya tetap percaya “Content is the KING” akan tetap menjadi pegangan utama sampeyan selaku pengelola utama blog ini.
    Kesempurnaan adalah keniscayaan, tetapi berupaya untuk menjadi sempurna bukan kesia-siaan sekalipun kita tidak pernah mencapainya, tetapi dengan mencoba menggapai kesempurnaan kita mendapatkan lebih dari orang lain yang tidak mencoba mencapainya.

    • rismaka says:

      Terima kasih mas :)

      Kesempurnaan adalah keniscayaan, tetapi berupaya untuk menjadi sempurna bukan kesia-siaan sekalipun kita tidak pernah mencapainya, tetapi dengan mencoba menggapai kesempurnaan kita mendapatkan lebih dari orang lain yang tidak mencoba mencapainya.

      hmm kata-kata yang sang berfilosofi tinggi.. otak saya tak mampu menyerapnya :roll:

  • kanglurik says:

    Saya juga ikutan sebenernya mas. tapi setelah liat kondisi dilapangan membuat saya mundur.
    Lha punya saya aja masih grtisan mau ngalahin yang udah ahli SEO…
    pungguk merindukan bulan….

  • setuju mas..yg penting berusaha dan tawakkal

  • bener banget bang..sama. hampir nyempatin waktu ke warnet :)

  • [...] yang menurut saya sangat menguras kemampuan, keahlian, kekurang tiduran, bahkan bisa membuat seseorang menjadi senewen.  Tentu ada keuntungan tersendiri mengikuti kontes tersebut dan yang paling tahu dan paling [...]

  • Saya juga merasa kontes ini terlalu berat utk saya, karena saya tidak mempunyai cukup waktu utk melakukan optimasi terus menerus… maklum karyawan..

  • koko says:

    Iya ni…
    kok kesannya memaksa ya melakukan stop dreaming start action, awalnya dulu juga pengen sih ikutan, tapi benar bahwa seperti judi…
    ya…tapi tergantung niat sih he…

  • Mendy says:

    kalo saya sie berbeda mas, sejak awal saya tidak ingin ikut kontes tersebut karena ada beberapa hal yang mengganjal dari slogan tersebut, selengkapnya dapat dibaca di blog saya :

    http://clickmendy.com/clickmendy-com/2009/08/slogan-stop-dreaming-start-action-dapat-mematikan-impian-seseorang/

Leave a comment!

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.