Pentingnya Performa atau Kecepatan Website Bagi Pembaca
Performa dan atau kecepatan loading suatu halaman web merupakan salah satu faktor yang sangat diperhitungkan disamping penampilan serta fungsi suatu web. Kita tentunya menginginkan bila suatu ketika kita berkunjung ke suatu website, kita dapat dengan mudah membuka halaman-halaman tanpa harus menghabiskan waktu menunggu proses loading halaman tersebut.
Suatu hal yang paling menyebalkan (khususnya bagi diri saya pribadi) jika berkunjung ke suatu halaman web/blog, harus menghabiskan waktu bermenit-menit lamanya hanya untuk melihat gambar tajuknya saja. Atau kasus lainnya, bila web yang kita kunjungi ternyata tidak dapat diakses yang disebabkan karena “timed out”. Atau mungkin gambaran yang paling aneh dan menggelikan, yaitu saat membuka suatu halaman, namun ternyata konten dari halaman tersebut hanya didominasi oleh iklan, banner animasi, flash, widget-widget kampungan yang tidak bermutu, dan lain-lain.
Adakalanya saya ingin bergantian mengunjungi orang-orang yang telah berkunjung ke situs ini. Namun sialnya saya malah dihadapkan dengan situs/blog dengan tampilan yang WAHHHHHHHH………..!!!!!!!!!!!!!!!. Di saat itu saya dihadapkan dengan beberapa pilihan.
-
Saya dengan sabar harus menunggu berjam-jam lamanya hingga loading halaman tersebut selesai, kemudian baru menjelajah blog tersebut, membacanya, dan memberikan komentar.
-
Saya harus meninstall bermacam-macam plugin/add-ons (pada firefox) untuk menangkal tampilan iklan. Setelah itu memadukan berbagai add-ons untuk memastikan bekerja atau tidaknya add-ons tersebut. Setelah itu mempelajari atau menanyakan pada master-master web melalui telepon/sms/email tentang addons apa saja yang digunakan untuk menangkal tampilan flash, gambar, javascript, secara bersamaan tanpa mempengaruhi halaman web lain yang saya buka. Jika memang saya tidak tahu, maka saya pun diwajibkan tahu tentang fungsi dari ratusan plugin/addons agar dapat menangkal pengganggu-pengganggu itu.
-
[Saat ini saya menggunakan IM2 broom] Saya harus menggunakan paket internet yang super cepat yang tentu saja mahal harganya. Atau saya harus ke warnet saat itu juga menggunakan motor hanya untuk membuka halaman web tersebut.
-
Saya akan langsung menutup halaman tersebut tanpa pikir panjang dan bertekad tidak akan datang lagi.
Jika saya memilih opsi pertama dan ketiga, maka tak diragukan lagi bahwa saya adalah blogger tertolol yang pernah ada. Jika saya memilih opsi kedua, maka saya tidak punya waktu untuk itu. Mungkin pilihan yang tepat akan jatuh pada opsi terakhi, yaitu akan langsung menutup halaman tersebut.
Sangat tidak bijak jika kita memaksa pengunjung/pembaca agar menyesuaikan diri mereka dengan keadaan website kita. Memaksa dalam arti menyuruh mereka menggunakan koneksi internet yang cepat, atau menggunakan addons firefox, karena tidak semua pengunjung mempunyai koneksi internet yang cepat, dan juga tidak semua pengunjung mengerti fungsi dan fitur-fitur dari addons firefox. Lantas bagaimana bila mereka menggunakan Internet Explorer (browser yang paling menyebalkan di alam semesta), atau opera, atau safari, atau atau lainnya? Apakah kita akan menuliskan kata-kata di blog kita “Yang ga pake firefox dilarang buka blog saya”???
Perlu kita pikirkan lagi, bahwa nyawa dari sebuah blog adalah pengunjung atau pembaca. Kita tidak mungkin memaksa mereka untuk mengikuti keinginan kita, justru sebaliknya kitalah yang mesti memperhatikan kenyamanan mereka.
Salah satu faktor yang diinginkan oleh pengunjung adalah performa atau kecepatan loading suatu website. Pengunjung akan lebih puas jika dalam mengakses sebuah halaman, mereka tidak dihadapkan dengan waktu loading yang lama, iklan yang bertebaran di mana-mana, banner animasi dan flash. Namun tentunya juga tidak mengurangi estetika atau penampilannya.
Oleh karena itulah maka saya tergelitik untuk menuangkan beberapa seri tulisan mengenai bagaimana meningkatkan performa atau kecepatan loading suatu website dari tingkat dasar hingga tingkat menengah. Dengan segala keterbatasan ilmu yang saya miliki, saya ingin menyampaikan, bahwa apa-apa yang akan saya tuliskan hanyalah sebagai sarana belajar saja, tanpa bermaksud untuk menggurui ………………………..
by rismaka,
dari draft postingan yang terpaksa dipublish demi mengejar target penulisan. Maaf kalau ada kata-kata yang kasar dan susah dipahami…
Credit gambar:
Artikel yang berhubungan:
- Tingkatkan Kecepatan Website dengan Memilih Server yang Tepat
- HTTP Request, Faktor Paling Utama Penentu Performa Web
- Cara Mengetahui Attribut dari Suatu Link (nofollow atau dofollow)
- 6 Tips Memaksimalkan Kecepatan Loading Blog WordPress.Com
- Peringatan Bagi Pengguna Hosting Gratis Byethost
- Cara Membuat Halaman Daftar Isi atau Sitemap
- Kapankah RSS Feed Dijadikan Ringkasan atau Artikel Penuh?
Berlangganan Artikel
Dengan berlangganan, anda akan dikirim artikel terbaru blog ini secara lengkap. Masukkan alamat email anda, kemudian tekan tombol subscribe:





Atau tepatnya membuat sebuah kategori baru: Optimasi WordPress (http://rismaka.net/category/optimasi-wordpress)
Kalo lolanya gara2 servernya gimana?
Itu salah satu yang akan dibahas juga dind
Tunggu saja.
Harus bikin server sendiri donk, hehe
sptnya menarik neh ….
ini lh y d tunggu2
ooo ini masih posting iming-2 ya..
saya pernah komen yang serupa ini entah di blog mana..pada topik serupa..
dulu saya pernah nulis yang sejenis dari sudut pandang pengguna (kata kuncinya: kecepatan blog hemat bandwidth), waktu masi pake IM2 volume based, beberapa tip ngakalin loading web/blog di sisi server, (desain) blog, dan pengguna (peramban dan sistem operasi).
jika hal di atas baik-2 aja, mungkin jawaban sebenarnya cuman satu, ganti akses Internet pake yang cepet bin unlimited, bukan in-lemoted..
Iya mas, posting iming2, biar laris manis.
Mungkin memang salah satu kuncinya adalah kecepatan akses internet yang dimiliki pengguna. Tapi kalau melihat statistiknya, kebanyakan pengguna internet di Indonesia justru mengeluhkan layanan kecepatan internet yang lemot (nah lho…), makanya perlu dibuat panduan khusus bagi blogger agar melepaskan “sedikit ego-nya” dalam membuat blog.
Setujulah kang tapi kandad kita butuh iklan agarbisa terus ngeblog heh ehe
Alasan itu dapat diterima. Tapi kalau kebanyakan iklan juga ga baik. Secara pengunjung akan bosen dengan iklan-iklan yang berjibun dan berkeliaran saking banyaknya, dan hal tsb dapat membuat pengunjung muak, yang akhirnya mereka tidak akan berkunjung lagi.
Dalam bisnis onlne, intinya adalah bukan banyaknya iklan, tapi bagaimana mengoptimasi konten dan iklan tersebut agar pengunjung meng-klik iklan2 itu atas dasar sukarela. Yah.., intinya adalah buatlah konten yang menarik, serta memperlakukan pengunjung sebagai raja, sehingga mereka akan betah berlama-lama atau mungkin juga akan merekomendasikan situs kita ke orang lain.
Yang dibahas kok bisa hampir sama ya? Padahal nggak janjian khan??
Yang No 2 bisa pake postingan terakhirku. promosi mode:ON hehehe
Iya bro, trims utk postingannya. Sangat bermanfaat utk melenyapkan iklan2 yang bersliweran
nyaris … nyaris … nyaris …
hahaha
) …
mungkinkah benar kalau frekuensi beta-theta setiap orang itu dapat saling berinteraksi sehingga seringkali terjadi suatu tindakan yang sama? seperti menciptakan sesuatu dalam waktu bersamaan walaupun tidak ada hubungan antara lokasi maun komunikasi … (draft saya mesti dihapus
bicara soal kecepatan loading situs tidak akan terlepas dari accessibility dan usability *sambil ngelirik mas Dani*
… pada dasarnya semua desain web adalah sama dan tidak tergantung dari enginenya atau hanya sekedar halaman statis … struktur dan layout dasar tetap sama *sambil ngelirik mas Aulia*
… yang membedakan mungkin niat pemiliknya … situsnya buat apa …
sedangkan secara web-dev, mungkin soal kecepatan lebih mengenai besar file, js, html, plugin/widget, dst s.d soal server hosting, koneksi, de el el …
saya sangat setuju dengan penggunaan istilah dunia desain: KISS (Keep It Simple, Stupid) … juga dalam dunia pers yang ada 5W1H sehingga isi terarah dan mudah dibaca … yang kalau diterjemahkan ke dalam blog/situs akan menjadi Global Site Performance …
tetapi sebagai orang awam, saya tidak tahu caranya … jadi baik sekali kalau teman-teman memulai kebaikan dengan berbagi informasi mengenai hal ini … dan sebagai seorang pemakai internet dan juga pemiliki blog saya sangat mendukung anjuran-anjuran seperti ini karena ini adalah salah satu bentuk pembelajaran penting bagi kita semua …
/* thanks bro dah mau nulis2 yang kayak gini … jadi saya bisa belajar bagaimana yang seharusnya dilakukan */
Mungkin ke depannya saya akan fokus pada web-dev dalam pembahasan ini.
Yeahhh.. setuju tentang KISS. Tapi lebih tepatnya mungkin KISI. Keep It Simple… IDIOT…
kalo diliat statistik, seperti disebutkan Mas Adi di atas, banyak juga yang mengeluh Inet lambat, tapi kok ya banyak juga yang ‘memberatkan’ di sisi web/blog-nya sendiri..mungkin hal itu memang menarik diulas.
apalagi era web 2.0+. Inet kenceng sangat dibutuhkan. alhasil, saya pribadi sebagai pengguna, walau sudah make unlimited Inet, tapi kebiasaan hemat, milih mengalah aja lah..tetep mematikan tampilan gambar, selektif javascript, flash, rotating image, blink, marquee, di sisi peramban GUI (ngga sanggup make ala lynx)
. karena beberapa fitur tersebut terpaksa saya tampilkan jika perlu.
tapi risikonya, menurut pengalaman pribadi, memang bakal kehilangan informasi dan fitur. dominan karena kurangnya kesadaran pemakaian teks alternatif (atribut alt dan teks deskriptif lainnya) & javascript standar. intinya karena banyak situs web/blog tidak menerapkan standar web dan aksesibilitas [teteup].
hahaha … ini dia sebenarnya pendapat yang saya tunggu-tunggu dari salah satu temen-temen …
begini (gak panjang-panjang, janji deh .. sueerrr), rata-rata web-dev lokal lebih memilih untuk berusaha membuat desain webnya agar ringan dan sederhana. mengapa? karena situsnya ditujukan untuk lokal yang masih miskin bandwidth.
sekarang kita lihat: 1) browser-browser semakin lama semakin canggih dengan fitur berlimpah, 2) standar web juga ditingkatkan untuk mengantisipasi kebutuhan teknologi baru, 3) teknologi elektronik semakin canggih, hape yg dulunya hanya dapat menampilkan situs wap sekarang full website.
lalu bagaimana kita mau mengadopsi berbagai teknologi baru itu ke dalam web kalau dari sisi penggunanya masih susah koneksinya …
— kepanjangan nggak ya … hihihi —
Itu dia mas… jika latar belakang utk mengoptimasi web adalah hanya karena koneksi internet yang lemot, maka hal ini akan menjadi sia-sia jika setiap orang mempunyai koneksi inet yang cepat.
Sebenarnya lebih dari itu tujuan untuk mengoptimasi web. Jika saya mau menyebutkan di sini beberapa diantaranya adalah: Kepuasan batin
, Mengurangi beban server di kala trafik melonjak, menghemat bandwidth, menimbulkan decak kagum orang yang berkunjung, menjadikan kita sebagai master sesa(a)t (gadungan), dll. Itu dari segi manusianya. Kalau dari segi search engine, manfaat lainnya adalah proses crawl (index) yang lebih cepat tentunya dibandingkan dengan web yang tidak teroptimasi.
Ada yg mau nambahin?
ho’oh sama nih topiknya sama yang ditulis mas ardi.
aku pake hape smart, mo kek apa juga, lola semua, huehee.. cuma dari skian banyak blog yang lola. blogspot yang paling lola. kenapa y?
Saya kurang tahu kalau masalah blogspot mas. Blog spot lemot mungkin karena penggunaan template-nya yang mengandung banyak javascript. May be…
Tambah lagi blogspot itu di bangun pakai java2EE(sepertinya, karena saya melihat sintax2 JSTL modifikasi di dalam blogspot, karena itu lah kita juga bisa membuat layout tampilannya)
Di tambah lagi, image, css, javasript yang di gunakan harus di letakkan di server yang berbeda.
Saran saya untuk blogspot, sebainya tanpa javascript, tanpa image juga. :D…
Keep it simple stupid lah..
Atau sekalian aja ga usah ngeblog gan, tidur siang aja
hehehe.. bener juga sih pak.. tapi terkadang banyak juga pengunjung yang sangat suka dengan tampilan yang wah itu.. terlepas dari content loh..
Iya mas, kadang-kadang… tapi seringnya pengunjung malah benci sama tampilan yang wah itu
aku nyoba naruh java script di blogspot memang bikin lambat ternyata, jadi memenga lebih baik meminimalisasi java script biar kenceng.
Wah, itu salah satu yang mau dibahas nanti tuh mas.. (keduluan deh)…
*/minimalkan javascript/* itu kuncinya…
ini hostingnya pakai apa mas,
Di bagian footer ada kok mas.. Ga enak klo nyebut merk di sini, ntar dikira promosi
mas … bagaimana dengan wp yang secara default memanggil jquery.js … apakah bisa dioprek sedemikian rupa agar lebih ringan?
Bisa kok mas, salah satunya dengan menggunakan kompressor javascript, atau bisa juga menggunakan javascript library dari yahoo dan google. Tapi khusus untuk javascript saya sendiri belum bisa menerapkannya (selalu gagal). Seandainya tidak bisa dikompress, masih ada jalan lain utk mempercepat loading konten, yaitu dengan memindahkan javascript ke bagian bawah (bagian footer.php) sehingga proses eksekusi halaman lebih didahulukan daripada eksekusi javascript.
sudah pernah saya coba mas … tetapi gagal … hahaha …
Updated..
Saya udah bisa mengkompress javascript dg metode gzip. Perfect
Mulai sekarang halaman homepage blog ini tidak akan ada “Merah”/warningnya lagi kalau dicek di http://www.websiteoptimization.com/services/analyze/
please tutornya mas … hehehe
blog saya dulu konsepnya memang tanpa javascript, tapi akhirnya terpaksa make karena butuh comment form secure-accessible-nya mike cherim dan fitur comment threaded wordpress ini [gara-gara hasutan Mas Adi].
o i a kotak komen ini yang berubah komposisi saat di-hover menurut saya agak mengganggu, mas Adi.
Hehehee… iya mas. Di sisi pengunjung comment threaded itu penting banget lho. Terus google analytics juga perlu kan? Bahkan wordpress.com pun memiliki javascript untuk menghitung statistiknya. Sepertinya memang tidak mungkin bagi web di zaman sekarang utk tidak menggunakan javascript.
Owh mengganggu ya mas? Iya juga siy, baru ngerasa klo mengganggu saat threaded comment udah mencapai 3 tingkat. Nanti deh dipermak ulang.. sekarang lagi permak tampilan homepage.
keren … keren …
)
saya dah lihat halaman depannya mas … keren sekali nih … (apakah karena saya lebih suka halaman yang sempit ya?
ditunggu aksi berikutnya
iya lamannya bikin ngiri..
@nomercy:
Saya sengaja merampingkan halaman depan (homepage) dan mengurangi fitur-fitur lainnya karena saya merasa halaman depan kurang bermanfaat bagi pembaca, karena hanya digunakan sebagi landing page saja.
Terima kasih
Oke, sekali lagi terima kasih atas dukungannya.
@Dani:
Mas Dani bisa aja nih. Saya kan niru blog punya sampeyan mas
gak masalah, mas adi..jadi itu cuman buat laman aja ya. kirain keseluruhan bakal ikutan ganti wajah..
oh buat halaman depan saja ya? …
tetapi kalau kita perhatikan sebenarnya (teringat dengan pengalamannya mas Uwiuw) kebanyakan pengunjung biasanya datang langsung menuju artikel, baik refferalnya dari situs lain maupun terutama yang datang dari mesin pencari …
Semakin banyak content, tentunya semakin lambat, apalagi pake WordPress. Databasenya ringkas tapi malah membuat loading semakin lambat
Hmm ringkas bagaimana mas? Mungkin mas Arie bisa menjelaskannya di sini? Sekalian biar saya dan yang lain juga tahu
O iya, ada diskusi antara saya dan Bung Ganda manurung di postingan ini. Di situ kami sedang membahas masalah mengenai penggunaan struktur permalink yang ringkas dan kaitannya dengan menurunnya performa wordpress. Mungkin mas Arie bisa menjelaskannya…
Met malem mas.
Baru ya bajunya. Ini tho arthemia premium.
Gak sayang to mas premium dioprek-oprek?
BTW, sy buka page ini barengan dg 4 page blog lain.
Sekedar info mas, page ini mmg paling cpt loadingnya.
Mana yg dominan bikin cpt mas, design blognya ato servernya?
Hehee.. gak kok mas. Ini masih baju yg lama, cuma dirampingkan sedikit. Maklumlah saya kan kurus, jadi themesnya juga harus kurus
Tenang aja mas, saya punya backup-annya kok, baik yg original maupun yg udah dioprek. Tampilan yg sekarang hanya menambah satu file home.php saja. Jadi jika file home.php nya didelete, browser akan mengeksekusi file index.php (kembali ke tampilan semula).
Yang dominan bikin cepat saya rasa adalah optimasi themes ini. Saya banyak mengurangi fitur2 yg tdk penting, meminimalisir gambar, memindah javascript ke footer, kompress html, kompress CSS, memanfaatkan cache browser, menggunakan fitur gzip kompressor, mengubah kode php menjadi html, dan lain-lain. Insya Allah saya akan menjelaskan nanti.
Terima kasih mas Abi, atas review singkatnya… Cukup menggembirakan bagi newbie seperti saya
ajarin dong kompresi filenya … hiks … kok daku selalu error nih … apakah masalahnya ada di server hosting ya …
Oke mas. Ditunggu aja ya, biar pada penasaran
Artikel yang berguna (wakakakak komen macam apa ini????)
Kalo tekno mengusahakan agar meminimalisasi gambar, hehe kb yang kecil sangat membantu, apalagi kalo server nya di us
Hebat.. . Salam kenal j mas
weew, pantes di sini cepet banget…
kalo d\saya lumayan lah keknya ya…
hmm… beberapa blog saya cukup lemot karena mulai server USA di tambah begitu bejibun custom field yang penuh share picture… hiksss ^_^
Iya betul tuh…tapi susah juga yah..soalnya selain itu, blog juga harus menarik..dan menarik itu butuh gambar..nah, gambar itu butuh waktu load yang lebih lama dibandingkan dengan tulisan kan…hmmmm
kalo ngunjungin blogku ntar dikasi comment ya kira2 blognya masuk kategori nyebelin ga
thanks dah langsung mampir…
makasi ya…
ok ntar shout mixnya langsung dicari warna yang lembut deh
eh ya sekalian ak link blognya ya….
Oke kak, semoga bermanfaat.
Silahkan kalau mau nge-link. Saya sangat berterima kasih
sebenarnya ini masalah selera …
tetapi bagaimanpun pendapat boleh-boleh saja diungkapkan .. ya gak? hehehe
begini, menurut pengalaman teman-teman yang memasang shoutmix/box, yang datang biasanya malah ngisi box itu bukannya kasih saran atau komentar yang ada di artikelnya … selain itu juga, kalau di kompi saya yang ada shoutmix bikin sebel aja, selalu muncul popup error … hahaha
lebih baik kalau buat halaman buku tamu tetapi diambil dari halaman biasa …
satu lagi kelemahan dari shoutmix/box adalah kesulitan untuk melihat semua komentar yang masuk … mungkin sewaktu perlu kita melihat komentar-komentar yang lama … kan kalau pakai shoutmix/box itu mesti login dulu …
dari sisi kecepatan loading juga sangat berpengaruh …
Ada betulnya juga apa kata mas ardi. Shoutmix memang tidak pantas dipasang di WordPress, karena bisa membuat orang hanya mengandalkan shoutmix utk menaruh link-link spam-nya. Tapi shoutmix bermanfaat juga bila ditaroh di blog yg lemot, saya jadi bisa hemat bandwidth (maksudnya ga usah komen di postingan, komen-nya di shoutmix aja. Abisnya salah sendiri punya blog yg lemot
)
betul tuh, kalo saya sih udah males klo buka website kelamaan. apalagi pas d buka tuh website isinya iklan gak beraturan posisinya.
Sepertinya blog mas ridho pun agak lemot mas. Tadi saya berkunjung, Sekitar hampir 10 menit hanya menampilkan header saja. Hasilnya saya tutup aja halaman blog mas Ridho
Maaf ya..
iya, ris, apalagi salah juga kok kalau kebanyakan memasang iklan adsense (atau jenis pay per clik ). itu kan cenderung membuat lamban.
Apalagi bila blog / webnya ngak pake cache. Makin menyebalkan sekali hahahah. Dan membuat semua semakin susah adalah bila dia menulis komentar dan input bermutu di blog kita. Otomatis terasa wajib banget datang berkunjung. Jadi hujan badai dan bandwidth lemot pun harus ditempuh untuk silahturahmi. bete tp wajib.
termasuk sayakah? … hahahaha
Idem bro. Simalakama memang. Di satu sisi ingin berkunjung, tapi di sisi lain harus berhadapan dengan blog yg super duper lemotzz abizzz
hehehhe…wah kayaknya blogku banget nih yang tergolong lola. hiks… udah tak kurangi gambar-gambarnya, meskipun masih ada.
sedih juga kalo langsung ditinggal pembaca. boro2 baca, buka aja blum sampai artikelnya tampil udah di tutup.hiks..ajari mas..:)
Iya mbak. Saya juga masih belajar kok. Kita sama-sama belajar aja.
mungkin salah tempat komenny ku ni…
aku mau share aja…warning yang dikasi taw ma Mas Ris ini bener adanya… pake byethost.com
mw login ke web malah di bawa ke mybookface… ancur atiku,,,,, huh gmana nih…
btw saya tambah link nya mas… suksma ya??? apa bener seperti itu caranya ya, saya copy alamat webnya,apa itu uda termasuk backlink?? hal yang sma jg sya tanyakan sama mas Ardi… hehe maklum nih..
akhi ana mau tanya, gimana cara bikin kuis anti spam kaya punya antum. sukron. oya antum dan teman2 lainnya kunjungi dong ana dan kirim koment di blog
heee kelupaan, td komentnya belum lengkap : blog ana ibnufauzy.wordpress.com
#Ibnu fauzy:
Quiz anti spam yang ada di blog ini menggunakan plugin akh, namun sayangnya blog di wordpress.com tidak bisa dipasangi plugin. Agar dapat dipasangi plugin antum harus memiliki blog yg dihosting sendiri.
Insya Allah nanti ana mampir. Syukron udah berkunjung.
[...] Hindarilah memasang gambar atau animasi flash yang berlebihan. Lihat pembahasan mengenai pentingnya kecepatan loading web bagi pembaca. [...]
Assalamu’alaikum, mungkin agak telat mbacanya. Tapi, bagus n bermanfaat Insya Allah. makasih mas Ris…
[...] blog mempunyai ciri unik masing-masing. Apa gunanya javascript jika hal tersebut malah menghambat performa blog? Apa gunanya flash jika hal tersebut digunakan hanya sebagai hiasan saja? Dan apa gunanya [...]
Justru itu mas. Halaman homepage memang “kurang bermanfaat” bagi pengunjung. Makanya saya rampingkan. Dan juga karena mesin pencari lebih sering mengindeks homepage, saya bermaksud utk mengurangi size halamannya, agar irit bandwidth. Pengalaman buruk dapet 502 (bandwidth limit exceeded) seperti kemarin gara2 halaman homepagenya terlalu boros.
buat ngerampingin homepage-nya udah included di arthemia yang kemaren udah dioprek blm oom….
Belum mas. Yang kemarin saya ga ngutak-atik file CSS-nya