HTTP Request, Faktor Paling Utama Penentu Performa Web

Submitted by rismaka on June 14, 2009 – 7:00 am96 Comments
This entry was writen by Rismaka, The Admin, Biochemist (sometimes) and Data Management Staff of PT. Ex-WF. [Contact: rismaka[at]rismaka.net]

faktor utama penentu kecepatan blogKalau kita pikirkan, faktor-faktor apakah yang menentukan suatu website/blog dikatakan cepat? Banyak jawaban yang bisa kita dapatkan, antara lain: themes/template yang sederhana, tidak ada iklan, gambar yang sedikit, tidak ada java script, jumlah paragraf yang tidak terlalu panjang, dan lain sebagainya. Semua jawaban di atas adalah benar. Dari semua jawaban di atas, kita bisa simpulkan bahwa faktor utama yang menentukan kecepatan website adalah minimnya jumlah permintaan file yang kita unduh (download) ke komputer, atau yang dikenal dengan HTTP request.

Apa itu HTTP request?

Disebutkan oleh wikipedia, Hypertext Transfer Protocol (HTTP) is an application-level protocol for distributed, collaborative, hypermedia information systems. Its use for retrieving inter-linked resources led to the establishment of the World Wide Web. HTTP is a request/response standard of a client and a server. A client is the end-user, the server is the web site. The client making a HTTP request—using a web browser, spider, or other end-user tool—is referred to as the user agent. The responding server—which stores or creates resources such as HTML files and images—is called the origin server.

Sederhananya, definisi HTTP request adalah permintaan yang dilakukan oleh client (browser, spider, bot, dll) kepada server suatu website untuk mengunduh (download) file-file yang akan dijadikan/ditampilkan menjadi sebuah halaman yang kita akses/baca. Sementara HTTP response adalah respon atau reaksi dari server suatu website terhadap permintaan yang dilakukan oleh client (browser, spider, bot, dll)

HTTP request, dan kaitannya dengan Kecepatan Loading Web

Ketika browser akan membuka suatu halaman web, browser akan mengunduh setiap file yang dibutuhkan untuk membangun halaman tersebut. File-file itu bisa berupa: html, stylesheet (CSS), java script, gambar, dan file-file lainnya. Kita pun bisa melihat komponen keseluruhan dari halaman web dengan menyimpan secara komplit (lengkap) halaman web tersebut.

Masing-masing dari file itu mempunyai 1 buah HTTP request. Jadi jika keseluruhan file yang kita unduh mencapai 50 file, maka jumlah HTTP request yang terdapat dalam halaman web itu adalah minimal 50 HTTP request . Kita katakan minimal, karena perhitungan itu tidak meliputi file-file yang tidak ikut terunduh, file yang tidak valid, dan lain sebagainya.

Banyaknya jumlah HTTP request akan membutuhkan waktu yang lama bagi browser untuk mengunduh setiap file yang dibutuhkan. Di artikel sebelumnya telah dijelaskan bagaimana mengoptimasi gambar dalam web, yaitu lebih baik menampilkan 2 buah gambar yang berukuran masing-masing 50 KB daripada menampilkan 10 buah gambar yang berukuran 10 KB. Hal tersebut terkait pada jumlah HTTP request yang akan dieksekusi oleh browser. Semakin sedikit jumlah HTTP request, tentunya semakin cepat pula halaman web itu terunduh.

Bagaimana melihat HTTP request dalam halaman web?

Secara umum, HTTP request yang ada di dalam halaman suatu web dapat kita tentukan dengan melihat page source halaman tersebut. Untuk pengguna firefox, dapat melihatnya dengan meng-klik kanan kemudian pilih view page source. Di situ kita akan menemukan sederet kode html.

Pada kode html tersebut, carilah URL yang menunjukkan sebagai sebuah file. Biasanya diakhiri dengan ekstensi file yang bersangkutan (walaupun hal ini tidak mutlak berlaku bagi setiap file). Contohnya:

1
2
3
4
5
http://blog.rismaka.net/wp-content/themes/arthemia-premium/style_home2.css
http://rismaka.net/wp-content/themes/arthemia-premium/images/icons/Favicon.gif
http://rismaka.net/wp-content/plugins/codecolorer/styles.css
http://rismaka.net/wp-content/themes/arthemia-premium/images/logo/Risofte-signatureblack.jpg
http://blog.rismaka.net/wp-content/themes/arthemia-premium/scripts/jcarousellite_1.0.1c4.js

URL-URL di atas adalah beberapa contoh file yang tereksekusi dan terunduh di halaman depan (homepage) RISOFTE.

Mahalnya harga sebuah HTTP request

Terkait dengan bertambahnya waktu yang dibutuhkan untuk mendownload semua file seiring dengan bertambahnya jumlah HTTP request, maka hal ini menjadikan HTTP request sebagai sesuatu yang mahal harganya dalam hal performa.

Banyak developer web terkenal sering menyinggung tentang hal ini. Mereka sangat menganjurkan para webmaster agar membuat web dengan sesedikit mungkin jumlah HTTP request. Dan semua itu kembali kepada pembahasan di awal. Artinya, semakin sedikit HTTP request yang dibutuhkan, maka akan berimbas pada: tampilan web yang sederhana, jumlah gambar yang sedikit, web yang tanpa javascript (mungkinkah?), tanpa iklan, dan lain sebagainya.

Jika kita sudah mengerti dan paham tentang faktor yang paling menentukan performa website, kita mungkin akan dapat membedakan antara master SEO (master yang sesungguhnya) dengan blogger newbie yang baru belajar bisnis online :)

Ada satu pertanyaan yang patut didiskusikan, yakni sejauh mana pengaruh kecepatan website terhadap SEO, dan juga imbasnya kepada “penghasilan/finansial” terkait dengan banyaknya fitur-fitur yang dikurangi dalam tampilan webnya?

Referensi
http://en.wikipedia.org/wiki/HTTP_request

==================================================

Rismaka.Net mengikuti kontes SEO bertajuk Stop Dreaming Start Action yang bertujuan untuk memperebutkan posisi teratas google.co.id untuk kata kunci “Stop Dreaming Start Action

==================================================

Artikel yang berhubungan:

  1. Mempercepat Loading WordPress dengan HTTP Compression
  2. Pentingnya Performa atau Kecepatan Website Bagi Pembaca
  3. Optimasi JavaScript (1) : Pendahuluan
  4. Cascading StyleSheet (CSS) dan 8 Tips Optimasinya

Berlangganan Artikel

Dengan berlangganan, anda akan dikirim artikel terbaru blog ini secara lengkap. Masukkan alamat email anda, kemudian tekan tombol subscribe:

Jika tidak mendapatkan informasi yang diinginkan, anda bisa manfaatkan mode pencarian berikut ini:

96 Comments »

Leave a comment!

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.