Tips Menghemat Paket Bandwidth

Submitted by rismaka on May 23, 2009 – 7:00 am45 Comments
This entry was writen by Rismaka, The Admin, Biochemist (sometimes) and Data Management Staff of PT. Ex-WF. [Contact: rismaka[at]rismaka.net]

Kehabisan bandwidth (bandwidth limit exceeded) merupakan masalah umum yang sering kita temui di situs/blog yang padat trafik pengunjungnya. Jika hal itu terjadi di pertengahan bulan maka situs/blog kita tidak akan bisa diakses untuk sementara waktu hingga akhir bulan. Sebelumnya mari kita telaah, apa itu bandwidth, kenapa bandwidth bisa habis, dan tips-tips untuk menghemat bandwidth.

bandwidth-exceeded

Apakah Bandwidth itu?

Istilah bandwidth selalu dipakai dalam setiap penawaran paket hosting. Ada yang 1 GB (gigabyte), 5 GB, 20 GB, hingga unlimited. Bandwidth dalam dunia webhosting mempunyai dua definisi, yaitu:

  1. Besaran lalu lintas data yang diperbolehkan melalui website anda ke seluruh internet. Besaran bandwidth yang bisa disediakan perusahaan hosting ditentukan oleh koneksi jaringan mereka, baik yang melalui internal data justify mereka maupun ke eksternal yaitu internet publik.
  2. Besaran transfer data yang diperbolehkan dalam suatu paket hosting. Misalnya kita mengambil paket hosting dengan bandwidth 20 GB. Artinya, website kita hanya diperbolehkan untuk mengirimkan besaran data sebesar 20 GB tiap bulannya. Sebagai contoh, jika masing-masing halaman yang terdownload di blog kita mempunyai ukuran 100 KB, dan tiap harinya anda mendapatkan pageview sebesar 5.000 halaman, maka bandwidth yang dihabiskan oleh website kita tiap harinya adalah sebesar 5.000 x 100 KB = 500 MB/hari. Jika dikalkulasikan dalam sebulannya website kita menghabiskan bandwidth 15.000 MB (15 GB) /bulan.

Dari kedua definisi di atas, maka istilah bandwidth yang sekarang sedang dibahas adalah istilah yang terakhir, yaitu paket transfer data yang diperbolehkan dalam suatu paket hosting.

Dengan melihat contoh di atas, maka kita dapat mengasumsikan, bahwa jika quota bandwidth kita melebihi 20 GB/bulan, maka website kita akan akan tersuspend sementara hingga awal bulan.

Penjelasan lengkap mengenai istilah bandwidth bisa dilihat di sini

Cara Kerja Browser Merender Suatu Halaman Website.

more bandwidthBrowser (perambah) yang kita pakai, apakah itu firefox, IE, opera, google chrome, dll, semua akan merender data-data yang terdownload dari suatu webserver menjadi tampilan halaman yang bisa kita lihat sekarang. Ketika kita mengetikkan suatu alamat web (contoh: http://rismaka.net/), maka browser akan mengirimkan paket data ke webserver rismaka.net. Kemudian webserver akan merespon “undangan” tersebut dengan mengizinkan sang browser untuk mendownload file-file yang ada di webserver, kemudian akan dirender menjadi tampilan web.

Logika Pemakaian Bandwidth

Sebagai contoh, Suatu halaman web yang kita save memiliki ukuran total 500 MB. Halaman itu memiliki sejumlah file, antara lain:

CSS (stylesheet.css) = 20 KB
file html = 10 KB
file icon = 20 KB
javascript = 50 KB
gambar= 300 KB
dll = 100 KB
—————————-
Total = 500 KB

Jika kesemua file tersebut terdapat pada server kita, maka bandwidth yang kita habiskan untuk membuka halaman tersebut adalah 500 MB (itu logika kasarnya tanpa melihat faktor-faktor lain seperti cache yg digunakan perambah, cache pada server, dll).

Jika sebagian file (ukuran total = 200 KB) terdapat pada server kita, dan sebagian yg lain (ukuran total = 300 KB) diupload pada server lain, maka bandwidth yang kita habiskan untuk membuka halaman tersebut sebesar 300 KB saja. Berdasarkan logika di atas, kita dapat memperkirakan berapa total KB yang dapat kita hemat.

Tips Untuk Menghemat Jatah Bandwidth

Berikut adalah sedikit tips untuk menghemat jatah bandwidth:

1. Mengupload file statis pada server lain.

File statis di sini adalah file yang tidak perlu lagi mengalami modifikasi. Antara lain gambar, file zip, mp3, dan lain-lain. Uploadlah file tersebut di server lain yang biasa dikenal dengan nama file hosting, atau kalau untuk gambar disebut image hosting.

Untuk file zip, kita bisa menguploadnya di situs yang menyediakan layanan upload gratis seperti rapidshare, ziddu, 4shared, dan lain-lain. Atau jika ingin mengupload file ke beberapa file hosting sekaligus, bisa menggunakan Gazup.

Untuk file gambar, kini tersedia banyak situs layanan image hosting, antara lain:

Kekurangan: jika file gambar kita dihapus oleh situs-situs layanan tersebut di atas, maka kita tidak dapat menampilkan gambar di situs/blog kita.

2. Mengkompress file image sekecil mungkin

File image (gambar) biasa dipakai mempunyai format jpg, gif, png, bmp. Ke-empat format tersebut mempunyai kelebihan dan kekurangannnya masing-masing dalam hal resolusi warna, ukuran gambar, degradasi warna jika di-resize, dll. Yang perlu diperhatikan adalah penggunaan format gambar sesuai kebutuhan. Jangan gunakan format bmp, tapi gunakan jpg. Kemudian kompress gambar tersebut dengan menggunaka software image editor. Untuk file gif dan png, silahkan memilih diantara kedua format tersebut mana-mana yg lebih kecil ukurannya tanpa kehilangan kualitas.

Kekurangan: gambar yang kita tampilkan tidak menarik, karena mengalami degradasi warna.

3. Tidak menggunakan template/themes yang bekerja dengan script “timthumb” dalam menampilkan tumbhnail (gambar).

Beberapa themes WordPress menampilkan tumbhnail dengan script timthumb. Scritp ini akan merender gambar yang terdapat pada server, kemudian menampilkannya dalam bentuk thumbnail (gambar ukuran kecil), tanpa kehilangan rasio ukuran. Sisi pemborosan bandwidth dari themes jenis ini adalah:

  • Mewajibkan gambar diupload pada server sendiri
  • Thumbnail yang dihasilkan jauh lebih besar ukuran filenya daripada gambar aslinya (pada quality=100). Jika menggunakan q=<100, thumbnail yang dirender sangat jelek.
  • Pada halaman yang menampilkan banyak gambar, proses loading menjadi sangat berat dan lama

Beberapa themes yang menggunakan script timthumb:

  • Arthemia free
  • Arthemia premium
  • Arthemia premium versi rismaka.net (sekarang sudah tidak menggunakan timthumb lagi)
  • Mimbo
  • Mimbo Pro
  • Dll (udah lupa, cari aja sendiri)

FYI, bagi yang memiliki bandwidth yang sangat terbatas, tidak disarankan memakai themes jenis ini, kecuali anda menghilangkan fitur timthumb dan mengeditnya dengan custom field yang berbeda.

4. Menyewa hosting dengan paket bandwidth yang tidak terbatas (unlimited)

Solusi ini sangat baik bagi pemilik blog yang tidak mau direpotkan dengan proses upload file dan gambar. Dengan memiliki paket unlimited, kita tidak perlu dipusingkan dengan pencurian bandwidth, serta juga bisa membantu blogger lain yang fakir bandwidth (seperti saya) :D

Kekurangan: Mahal, dan juga masih mempunyai resiko disuspend oleh pihak penyedia hosting.

5. Menyewa VPS (virtual private server) sendiri

Solusi ini khusus bagi webmaster yang memiliki trafik pengunjung yang sangat padat. Dengan menyewa VPS, kita seolah-olah memiiki hak penuh atas server tersebut, sehingga tidak perlu lagi dipusingkan dengan ancaman suspend yang dilakukan oleh pihak penyedia layanan hosting. Kesimpulannya: cara ini adalah cara yang sangat praktis dan SANGAT TIDAK EKONOMIS.

Demikianlah yang bisa dijelaskan, semoga bermanfaat bagi yang belum mengetahuinya. Bagi yang mau mengoreksi masalah bandwidth, terutama dalam masalah logika cara pemakaiannya, atau juga mau menambahkan tips-tips di atas, silahkan utarakan melalui form komentar di bawah.

Credit gambar:

http://www.hermann-uwe.de
http://imansyah.wordpress.com

Artikel yang berhubungan:

  1. TIPS MENINGKATKAN BANDWIDTH
  2. Tips Memilih Layanan Hosting
  3. Tips Menginstal File JAD secara offline
  4. Menghemat Ruang Sidebar dengan Custom Blogroll
  5. 6 Tips Memaksimalkan Kecepatan Loading Blog WordPress.Com
  6. Paket Internet Murah Unlimited dari SMART
  7. TIPS MEMPERBAIKI KONEKSI IMAP GMAIL

Berlangganan Artikel

Dengan berlangganan, anda akan dikirim artikel terbaru blog ini secara lengkap. Masukkan alamat email anda, kemudian tekan tombol subscribe:

Jika tidak mendapatkan informasi yang diinginkan, anda bisa manfaatkan mode pencarian berikut ini:

45 Comments »

Leave a comment!

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.