Cara Jujur dan Curang Mempublikasikan Ketenaran RSS Feed Blog

Submitted by rismaka on May 16, 2009 – 7:00 am40 Comments
This entry was writen by Rismaka, The Admin, Biochemist (sometimes) and Data Management Staff of PT. Ex-WF. [Contact: rismaka[at]rismaka.net]

RSSSebelum kita membahas masalah ini, marilah kita terlebih dahulu mengenal apa itu RSS feed. RSS merupakan singkatan dari Rich Site Summary atau ringkasan dan bentuk sederhana dari sebuah website. Dan biasanya digunakan di website dengan konten yang dinamis, seperti portal berita dan blog. Sedangkan Feed, atau dalam bahasa Indonesianya disebut umpan web, adalah suatu format data yang digunakan untuk melayani isi yang sering diperbarui. Distributor isi mensindikasikan suatu umpan web dan mengizinkan para pengguna untuk berlangganan. Membuat suatu koleksi umpan web yang tersedia pada satu tempat dikenal sebagai agregasi, yang dilakukan oleh agregator (disebut juga pembaca umpan atau pembaca berita). [wikipedia]

Feed default dari RISOFTE adalah http://rismaka.net/feed, sedangkan feed RISOFTE yang saya daftarkan di layanan feedburner adalah http://feeds2.feedburner.com/Risofte

Manfaat feed yang didaftarkan pada layanan feedburner adalah kita dapat menampilkan suatu form berlangganan artikel di blog kita (bisa dilihat di sidebar blog ini). Jika seseorang tertarik dengan kandungan artikel suatu blog, maka seseorang tersebut dipersilahkan untuk memasukkan alamat email untuk berlangganan. Setiap kali ada update artikel terbaru, maka feedburner akan mengirimkan artikel tersebut ke alamat email pelanggan.

feedburnerKembali ke pembahasan. Jumlah pelanggan artikel suatu blog (menggunakan feedburner) dapat kita ketahui dengan menampilkan gambar “FeedCount” yang menampilkan angka-angka jumlah total pelanggan artikel blog kita. Setiap kali ada pendaftar baru, maka gambar feedcount tersebut akan terupdate secara otomatis.

Nah, Jumlah pelanggan yang terlihat di FeedCount tersebut merupakan salah satu parameter ketenaran suatu blog. Banyaknya pelanggan menunjukkan bahwa orang-orang tertarik dengan isi dari blog kita, yang manandakan artikel-artikel di dalamnya berkualitas (minimal di mata pelanggan). Banyak dari para blogger memajang feedcount, entah karena sekedar ikut-ikutan ataupun karena telah mengerti fungsinya.

Beberapa blogger saya perhatikan memasang feedcount palsu. Gambar feedcount yang mereka pasang biasanya diambil dari blog-blog tenar yang sudah memiliki ratusan atau bahkan ribuan pelanggan artikel. Apa tujuannya? Allahu a’lam. Mungkin saja mereka hendak memancing orang lain agar berlangganan artikel dari blognya, atau mungkin saja mereka ingin pembaca meyakini bahwa blog mereka tenar dan bermutu, hanya saja cara yang mereka lakukan tidaklah elegant.

Bagi orang awam, sekilas gambar feedcount tersebut adalah benar adanya. Saya akan berikan contohnya di bawah ini.

|

Kedua gambar di atas merupakan gambar FeedCount dari RISOFTE. Keduanya merujuk pada URL yang sama, yakni http://feeds2.feedburner.com/Risofte. Kedua gambar tersebut pun bersifat dinamis, artinya jika ada pelanggan baru, maka gambar akan terupdate dengan menampilkan perubahan angka. Gambar feedcount di sebelah kiri adalah asli, sementara gambar di sebelah kanan adalah palsu. Kita dapat melihat perbedaannya sebagai berikut.

Untuk pengguna mozilla firefox, klik kanan saja gambar tersebut, kemudian pilih properties. Kita akan melihat kepalsuan gambar sebelah kanan.

properties feedcount

Terlihat bahwa alamat URL feed tidak sinkron dengan lokasi gambar. Di sinilah kita tahu bahwa blogger yang memasang FeedCount palsu ini telah melakukan kecurangan :) , Kenapa demikian? Karena ia telah mengambil Gambar FeedCount hak milik orang lain dan kemudian mengklaim bahwa FeedCount tersebut adalah miliknya.

Itulah cara “curang” (baca=licik) yang dilakukan oleh sebagian blogger untuk menampilkan ketenaran blog mereka. Saya lebih suka menyebutnya sebagai pembohongan publik :mrgreen: , karena banyak orang-orang awam yang tidak tahu yang akan menyangka hal tersebut benar.

Lantas kenapa saya mempermasalahkan hal ini, toh tidak ada yang dirugikan di sini? Karena ini menyangkut kredibilitas dari sang blogger itu sendiri. Suatu bentuk kecurangan dapat menurunkan kredibilitas suatu blog. Sebaliknya, suatu kejujuran dan ke-professional-an seorang blogger mampu untuk mengangkat derajat dan kredibilitas blog mereka.

[Sebelumnya saya minta maaf bila ada dari pembaca merasa tersindir dengan postingan ini, karena saya sendiri sedang belajar untuk bermain jujur dan professional, sehingga postingan ini bisa dijadikan motivasi khususnya bagi saya pribadi]

Bagaimana kita bisa memperoleh pembaca/pelanggan artikel yang sebanyak-banyaknya? Yaitu dengan ke-tiga cara berikut:

1. Cara Curang (Baca=licik)

Yaitu cara seperti cara di atas. Ambillah gambar FeedCount milik blogger-blogger terkenal yang subscriber (pelanggan artikel) nya sudah mencapai ratusan atau bahkan ribuan, kemudian pasanglah di sidebar/footer blog anda. Dan klaim lah bahwa FeedCount tersebut adalah milik anda dengan memberikan link URL ke alamat Feed blog anda.

2. Cara Setengah Curang (Baca=cerdik)

Kumpulkanlah email dari teman-teman anda ataupun para pengunjung yang meninggalkan komentarnya di blog anda. Setelah itu masukkan email mereka satu-persatu ke dalam form berlangganan artikel. Di sini anda harus berkorban waktu dan tenaga, yaitu memasukkan email yang anda kumpulkan secara manual. Biarkanlah orang-orang yang anda kirim notifikasi tersebut menerima ataupun menolak ajakan berlangganan artikel dari blog anda. Semakin banyak alamat email yang anda masukkan, maka kemungkinan besar pemilik email tersebut akan berlangganan artikel dari blog anda.

3. Cara Professional

  • Buatlah blog yang bagus, tertata rapi, mudah diakses, performa maksimal.
  • Tulislah artikel-artikel yang bermutu yang banyak dicari orang.
  • Hindarilah artikel-artikel yang membahas masalah “lendir”, warez,
  • provokasi, de el el, karena hal itu dapat menurunkan kredibilitas blog anda.
  • Pakailah bahasa yang mudah dimengerti orang lain, santai, dan tidak kaku.
  • Postinglah artikel secara kontinyu, tidak berlama-lama kosong, dan juga tidak terlalu sering.
  • Yakinkan pembaca untuk berlangganan artikel blog anda, dan buktikan bahwa artikel blog anda bermutu, dan pantas dibaca.
  • Yakinkan diri anda bahwa “Content is The King, SEO is Suck:) . Buatlah konten yang bermanfaat, niscaya SEO pun akan berpihak pada anda

Demikianlah kritikan saya kepada beberapa blogger pada umumnya dan saya sendiri pada khususnya yang masih menerapkan cara-cara yang kurang elegant dalam menarik pengunjung. Semoga ke depannya kita semua dapat lebih baik lagi dan dapat menjadi pribadi yang bersih, jujur, dan professional.

Bermain jujur? Siapa takut!

Artikel yang berhubungan:

  1. Kapankah RSS Feed Dijadikan Ringkasan atau Artikel Penuh?
  2. Meredirect RSS feed WordPress ke Feedburner
  3. Blog Subscriptions, Form Berlangganan untuk WordPress.com
  4. Apa Itu Blog? – Definisi Blog, Blogger, dan Blogosphere
  5. Cara Membuat Daftar Isi pada Blog WordPress.Com
  6. Definisi dan Manfaat RSS
  7. Trik Agar Blog Mempunyai Banyak Komentar

Berlangganan Artikel

Dengan berlangganan, anda akan dikirim artikel terbaru blog ini secara lengkap. Masukkan alamat email anda, kemudian tekan tombol subscribe:

Jika tidak mendapatkan informasi yang diinginkan, anda bisa manfaatkan mode pencarian berikut ini:

40 Comments »

  • webenova says:

    Oooo… ternyata gitu ya, pantes banyak blog2 baru yang feedcountnya dah buanyak, ah gak minat ah curang…
    Jujur itu modal utama, ya gak… :mrgreen:

  • masjaliteng says:

    setuju, saya juga pengin jadi pribadi yang bersih, jujur dan profesional,
    kok mirip tagline partai ya :D

  • ?? says:

    ??? ??????? ?? ??? ????? ??? ???? ???? ??
    ? ????? RSS Feed? ???? ?????? ????? ???????

    • rismaka says:

      Pak, Klo mau nulis huruf kanji (jepang) jangan di sini. Blog ini belum mendukung font kanji, jadi klo bapak bisa bahasa indonesia atau inggris, mending bapak nulisnya pake font latin biasa aja. :roll:

      Terima kasih udah berkunjung jauh-jauh dari jepang.

  • ryan says:

    iya subscriber ini berpengaruh banget, kalau sudah ada ribuan bahakan lebih bisa dijual mahal tuh blognya, hehe :D

  • dani says:

    cara #2 termasuk spam ngga ya.. :)
    IMO,

    masalah lendir, lepas dari agama, bagi sebagian orang adalah bisnis profesional, misal jepang

    provokasi, ada ngga ya, mengundang aksi marah, tapi baik-2 :)

    Apak kalo pake bahasa Indonesia baku itu bisa jadi kaku ya?

    Kalo terlalu sering posting, efeknya apa ya?

    Saya baru tahap sekadar masang link-2 subscriber itu..biar terpasang aja :) entah ada yg subscribe ato ngga..ngga pernah saya cek je..

    • rismaka says:

      Cara yang no.2 menurut saya bukan spamming. Karena org yg kita kirim notifikasi bebas utk memilih apakah dia akan subscribe ataukah reject.

      Sedangkan mengenai lendir, mungkin semua kembali kepada pribadi orangnya ya.. Tapi di sini saya mengambil contoh tindakan google yang melarang para webmaster memasang adsense di situs “berlendir”. Dan sepertinya sudah bukan rahasia lagi bahwa konten yg berlendir dapat menurunkan kredibilitas sang blogger itu sendiri, terlepas dari keprofessionalan-nya :) . Makanya kalau kita perhatikan, sangat jarang, bahkan hampir tidak ada blogger Indonesia yg dg terang2an memajang foto atau jati diri aslinya di situs mereka yg berlendir :D

      • dani says:

        apa cara no.2 itu mirip spt plugin “subscribe to comments” tapi diset “checked” otomatis ya? [saya ngga ngerti gituan je, mas..]

        ibarat: “kalo ngga mau notifikasi, unsub aja sendiri!” :)

        • rismaka says:

          Hmm bukan mas. Jadi pada cara no.2 itu kita hanya mendaftarkan email seseorang, dan kemudian feedburner akan mengirimkan email notifikasi bahwa email tsb telah didaftarkan. Di situ ada semacam peringatan kepada Pemilik email bila berminat akan disuruh mengklik link subscribe dan juga bila tidak berminat disuruh utk mengabaikan. Begitu…

          Berdasarkan yg pernah saya coba, waktu itu saya mendaftarkan kira2 lebih dari 20 email yg saya kumpulkan. Hampir sebagian dari mereka meng-klik link subscribe, dan ada juga yg belakangan unsubscribe. Perlahan tapi pasti pelanggan pun bertambah dengan sendirinya :).

          O iya, lanjutan jawabn dari pertanyaan di atas. Kalau sering posting (katakanlah sehari itu 7 kali sehari) pelanggan pun akan cepat bosan, dan ujung2nya unsubscribe sendiri. Kalau tentang bahasa, mungkin itu tergantung bagaimana kita bisa membuat org mengerti dan memahami tulisan kita. Jadi bahasa resmi maupun tak resmi, asalkan itu dapat mudah dipahami menurut saya Oke oke aja. ;)

          • dani says:

            oo jd ngga langsung menuhin inbox ya.. :)
            makasi penjelasannya, mas..

            yg 7x sehari, mungkin kapan-2 kita tanyakan ke navinot (sabtu minggu libur posting sih kayaknya) yg rutin posting. :)

  • nomercy says:

    masih juga gak ngerti … wakakakakkkk :lol:

    btw … panutannya selalu angka ya? :)

  • faris! says:

    hmmm , baru tau ada cara gini .
    saya kadang juga suka liat orang yang malsuin jumlah pengunjung :)

    yeadhi

  • Redy Satria says:

    tergantung pada niat awal nge-blog nya itu apa dulu, kalo mau cari popularitas ya bisa jadi begitu beda jauh dengan blogger yang niat awalnya memang berbagi pengetahuan.

  • Reynaldo says:

    Rangkuman yang bagus gan, memang bermain secara jujur gampang2 susah, pengennya iseng terus, keep going gan. nice post!

  • Areksby says:

    Good news,aq msh awam jd msh belajar jg..sip lah.

  • Bintang says:

    Setuju banget tuh bahwa itu curang :evil:

  • rismaka says:

    @All,
    Terima kasih telah mampir.
    Saya tidak menyangka akan dapat ledakan trafik pengunjung dari lintas berita, padahal dulu hanya iseng kirim ke lintasberita.com

  • Ajisaka says:

    Wah, mas ini meminta orang jangan berbuat curang dengan RSS feed, tapi kok dg santainya melanggar TOS Google AdSense dengan memasang iklan AdSense di halaman blog berbahasa Indonesia. Secara itu saja udah salah, apalagi memodifikasi scriptnya kan ya mas? Coz kalo nggak dimodif pake ini:

    google_language = “en”;

    kan AdSense cuma akan menampilkan PSA atau blank di halaman2 non-supported languages. Ha ha .. Baca lagi dong TOS-nya. Saya aja kagak berani, takut di-ban ama Google. Gimana nih mas? Main cantik aja lah .. ;)

    • rismaka says:

      Terimakasih atas tanggapannya. Namun sepertinya hal ini di luar dari konteks masalah yang dibicarakan. Sama seperti halnya seseorang yang menyuruh orang lain melaksanakan shalat (dalam agama islam shalat itu wajib) tapi ada org lain yg menyeletuk “wah ini orang nyuruh orang lain utk shalat, tapi dia sendiri masih pacaran“. Kedua hal tsb (shalat dan pacaran) adalah dua hal yg berbeda. Mungkin itu analogi yg bisa dipakai di sini.

      Jika kita membicarakan masalah kecurangan di dunia blog, maka tak ada satupun dari kita yang lolos dari yg namanya kecurangan. Jadi dengan kata lain jika kita terpaksa menggunakan kaidah “Orang yg punya dosa dilarang menasihati“, maka tak ada satu orangpun yg berhak utk mengkritik orang lain. Salah satunya adalah penggunaan barang bajakan. Saya mau tanya, di komputer yg saya dan anda pakai, apakah OS-nya asli? Softwarenya asli? dan lain2 yg dipakai jg asli? Saya bisa berspekulasi TIDAK. Lantas dengan begitu apakah kita tidak boleh utk menulis sesuatu yg bagi kita menggelitik utk dikritik?

      Mengenai masalah adsense. Secara memang TOS dari adsense adalah tidak memperkenankan adanya modifikasi script kode adsense. Namun di sini perlu diperhatikan, apakah memberikan kode google_language = “en”; adalah suatu bentuk modifikasi? Saya akan ambilkan contoh blogger terkenal yg memasang modifikasi utk script adsense. Silahkan lihat situs http://labnol.blogspot.com, di situ anda akan menemukan rentetan kode yang “masih aneh” bagi kita. Apakah dengan begitu kita bisa menyimpulkan bahwa sang blogger tsb telah berbuat curang dengan memodifikasi script adsense?

      Jika google sendiri menganggap penambahan script google_language = “en”; adalah suatu bentuk kecurangan, maka kenapa sampai detik ini google masih saja menampilkan iklan-nya di script yg “mengalami modifikasi” tersebut? Bisa saja bukan, google men-disable script itu, sehingga blog yg menambah kode “en” tak akan dapat lagi menampilkan adsense?

      Saya pernah aktif di forum adsense internasional. Di situ moderatornya adalah para master adsense. Suat ketika ada org yg menanyakan tentang permasalahan penambahan kode “en” di script adsense, dan sang master pun menjawab bahwa yg google anggap sebagai kecurangan adalah dengan mengklik iklan sendiri (fraud click) atau menyuruh org lain meng-klik iklan kita, sementara utk penambahan kode “en”, sang master hanya menganjurkan utk melepasnya. Sehingga bisa disimpulkan bahwa penambahan kode “en” bukan merupakan suatu bentuk kecurangan yg terlarang bagi google. Semua itu kembali kepada para blogger itu sendiri.

      Mengenai TOS, saya tidak berani menyimpulkan bahwa penambahan kode “en” merupakan pelanggaran, karena yg disebutkan google masih bersifat umum. Google tidak terang2an menyebutkan penambahan kode “en” adalah kecurangan, namun google hanya menyebutkan bahwa modifikasi script (yang kita sendiri masih belum tau apa saja bentuknya) itulah yg terlarang.

      Masih banyak yg kita belum tahu tentang rahasia google, adsense, SEO, dll. Semua yg kami lakukan adalah suatu bentuk pembelajaran mengenai rahasia2 tersebut di atas.

      Sekali lagi, selama kita belum mengetahui PERSIS bentuk penambahan kode “en” adalah suatu bentuk modifikasi yg disebutkan google, maka janganlah cepat menyimpulkan bahwa hal tersebut adalah terlarang, atau kecurangan.

      Sekali lagi terima kasih atas tanggapannya..

  • Ajisaka says:

    Ok, apa yg saya singgung ttg AdSense memang sedikit OOT dengan posting ini. Sori jika hal tersebut sedikit mengganggu anda.

    Mengenai TOS AdSense sendiri, hal tersebut memang kerap dikeluhkan banyak publisher karena rambu2nya yang cenderung “abu-abu” sehingga kerap ditafsirkan secara berbeda oleh masing2 publisher. Btw, jalan keluar terbaik untuk setiap metode penerapan script yang meragukan, menurut hemat saya, adalah dengan mengontak langsung pihak Google AdSense team dan menanyakan opini mereka terkait hal tersebut. Atau melemparkan thread langsung ke official AdSense help forum. Di sana kita akan memperoleh jawaban langsung dari “orang dalam” yang tentunya aman dan jauh lebih kredibel dibanding opini para spekulator yang bertebaran di web.

    Saya juga kerap browsing ke beberapa forum webmaster yang kredibel seperti digitalpoint, webmasterworld, dsb selain juga ke situs2 dan tech blog kelas dunia yg kerap jadi rujukan tentang adsense, misalnya blog Labnolnya Amit Agarwal seperti yg anda rujuk tsb. (terakhir malah Amit sudah confirm friend request saya di FB, alhamdulillah :) Banyak sekali ilmu dan tips yg bisa kita peroleh di sana.

    Namun yg kerap agak saya “curigai” dari AdSense adalah dia cenderung “pilih kasih” kepada publisher besar. Amit Agarwal dapat menghasilkan puluhan ribu dollar per bulan dari AdSense-nya. Dan dia aman2 saja melakukan sejumlah tweaking javascript yg ajaib. Tapi coba hal yg sama dilakukan oleh publisher kecil? Mungkin dalam hitungan bulan, minggu atau bahkan hari akunnya sudah gulung tikar. Atau coba simak halaman2 website ezinearticles.com. Site tersebut termasuk site yg pernah diulas khusus oleh AdSense team karena kesukesannya menghasilkan jutaan dollar dari AdSense. Di ezinearticles juga bisa kita lihat format adsense yang sangat tidak lazim, yang kalo asal saja ditiru oleh publisher kelas gurem pasti sudah jadi “musibah” he he he..

    Bisa jadi ada kontrak khusus antara para publisher besar dengan pihak AdSense yang tidak ter-coverage, alias di luar sepengetahuan kebanyakan dari kita.

    Kesimpulan ringkasnya: implementasi pemasangan script AdSense – termasuk modifikasi script dsb – adalah hak penuh publisher ybs, dengan segala keuntungan maupun risikonya. Saya hanya agak “tergelitik” saja melihat tingginya kreativitas banyak publisher lain yang saya sendiri tidak pernah berani melakukannya.

    Sangat sayang kalau sudah susah2 mengumpulkan dollar demi dollar, namun akhirnya hilang menguap begitu saja hanya karena mispersepsi atau salah mengartikan dan menerapkan aturan main (TOS) dari program AdSense tersebut.

    Salam

  • abang says:

    Lama gak menjenguk sini, abang pilih cara nomor 3, utk apa tenar tapi dengan mengambil hak orang lain …

    *duh theme nya bagus Ris, abang juga lg nyobain arthemia ini disini http://uinversities.com

    Met berkarya terus
    Salam

  • HasruL says:

    mas tapi saya bingung, bagaimana cara memsang feednya biar bisa buat langganan di blog saya?

    Salam kenal :-)

  • aldy says:

    Mas, saya melihatnya dari dua sisi kepentingan, banyak…bahkan mungkin mayoritas teman-teman yang ngeblog untuk menambah pendapatan, sehingga dengan segala cara dilakukan untuk menaikan traffic, tetapi seharusnya dari content blog pengunjung juga harus waspada, content-nya tidak karuan tetapi kok pelanggan tetap banyak ? ini akan berbeda bagi blogger yang hanya sekedar menyalurkan sebuah kesenangan (menulis), mungkin cenderung tidak perduli dengan itu semua ( masih ada gak ?, namun saya berpendapat tinggal terpulang kepada pribadinya masing-masing, mau cara yang mana ? traffic banyak dengan cara curang atau kontent yang baik ? thanks.

  • Aisha says:

    wah, baru tahu kalau ada yang curang seperti itu heheh.kritikannya menarik bro.

  • [...] pengelola terhadap pertanyaan-pertanyaan yang kamu ajukan, tetapi sekalipun kamu memberikan komentar yang aneh-aneh, kamu juga akan mendapat mendapat respon dari pengelola blog, dengan santun pengelola blog akan [...]

  • herr says:

    akh, cara artikel yg dikirim ke email subscriber nggak dalam bentuk ringkasan/excerpt gmn?

  • KangBoed says:

    hadooooh yang jujur saja masih gak ngerti.. punya saya pake ginian enda yaa..

  • [...] seperti contohnya komentar dari seseorang yang mengkritik saya terkait pemasangan script adsense di artikel ini. Bahkan komentar yang bertujuan beriklan pun saya masih mentolerirnya, seperti contohnya komentar [...]

  • oby says:

    mas mas
    boleh tanya g?
    saya sndiri adl member lintas berita..
    saya dah sering posting d sana.
    tp kok tetep aja ya, blog sya sepi pengunjung..
    klo begini mana bs dpt adsense.
    pdhal saya buth skali uangnya wat betulin Pc D rumah..*ko jd curhat*
    XP
    topik blog mas sngat menarik skali…
    ksh saya trik dong biar laris manis..

  • oby says:

    mas mas
    boleh tanya g?
    saya sndiri adl member lintas berita..
    saya dah sering posting d sana.
    tp kok tetep aja ya, blog sya sepi pengunjung..
    klo begini mana bs dpt adsense.
    pdhal saya buth skali uangnya wat betulin Pc D rumah..*ko jd curhat*
    XP
    topik blog mas sngat menarik skali…
    ksh saya trik dong biar laris manis…
    obysyam.blogspot.com

  • Foto Unik says:

    Bermain Jujur? Siapa Takut!
    Setuju Mas, Jangan terjebak dengan SEO, atau malah Black Hat SEO. Jika isi Blog kita banyak dibutuhkan orang, cuma masalah waktu saja rejeki bakal mengalir.
    Bisa jadi referensi :http://fotounik.net/jangan-pusingkan-seo-hasilkan-blog-pr1-pr2-pr3-pr4-kurang-dari-4-bulan/

    Salam Sahabat

Leave a comment!

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.