Membuat Custom Tag Cloud (Awan Tag)

Submitted by rismaka on April 2, 2009 – 7:00 am25 Comments
This entry was writen by Rismaka, The Admin, Biochemist (sometimes) and Data Management Staff of PT. Ex-WF. [Contact: rismaka[at]rismaka.net]

tag-cloudMungkin diantara kita semua sudah paham apa yang disebut dengan awan tag (tag cloud), yakni kumpulan tag-tag postingan yang berbentuk seperti awan. Disebut awan karena kumpulan tag-tag tersebut berkumpul menjadi suatu bentuk awan dimana setiap ukuran tag mempunyai ukuran font yang berbeda yang tergantung dari jumlah postingan yang dimilikinya. Sebagai contoh, tagGratis” pada blog ini mempunyai ukuran terbesar dari semua tag yang ada saat ini (2 April 09), disebabkan tag tersebut memiliki 17 posting (terbanyak daripada tag-tag lainnya).

Tag cloud biasanya diletakkan di sisi blog (sidebar) oleh webmaster. Dan secara default jumlah tag yang terdapat di sidebar berjumlah 45 tag. Fungsi tag sebenarnya sangat penting di dalam SEO (untuk lebih jelasnya silahkan bertanya pada master-master SEO), oleh karena itu kebanyakan mereka menampilkan tag cloud pada sidebar situs mereka. Namun dengan alasan penghematan space/tempat, maka banyak diantara para blogger merasa tidak perlu untuk menampilkannya. Padahal kita juga bisa menampilkan tag cloud tersebut di suatu halaman secara terpisah, sehingga bisa menghemat space sidebar yang ada.

Di sini kita akan belajar bagaimana menampilkan tag cloud pada satu halaman dengan menggunakan template halaman yang bisa kita buat sendiri. Pertama-tama kita harus mengenal kode php untuk menampilkan tag cloud pada wordpress. Secara default, kode php tersebut adalah:

1
<?php wp_tag_cloud(); ?>

Perlu diperhatikan, bahwasanya kita tidak akan bisa menjalankan (execute) kode php di html atau visual editor WYSWYG pada wordpress, jadi kode php yang akan dijalankan harus disisipkan pada file php yang terdapat pada template blog.

Kemudian buat suatu template halaman dan berilah nama (contoh: tag cloud page). Template tersebut bisa sama persis dengan template guestbook yang pernah saya bahas sebelumnya. Setelah itu sisipkan kode php tag cloud di atas, di antara awalan loop hingga akhiran loop.

====================================================

Loop adalah “suatu ruang” tempat menyisipkan kode php yang diawali dengan:

1
<?php if ( have_posts() ) : while ( have_posts() ) : the_post(); ?>

dan diakhiri dengan:

1
2
3
<?php endwhile; else: ?>
<p><?php _e('Sorry, no posts matched your criteria.'); ?></p>
<?php endif; ?>

loop

Loop biasanya terdapat pada file single.php atau index.php

====================================================

Langkah selanjutnya sama seperti pembuatan template halaman buku tamu, yakni save file tersebut kemudian upload ke direktori template (wp-content/themes/nama-themes/) blog wordpress kita. Silahkan lihat kembali pembahasan mengenai pembuatan template halaman di sini dan di sini.

Saya sudah membuat suatu halaman yang saya gunakan sebagai contoh untuk menampilkan salah satunya tag cloud yang bisa dilihat di halaman custom page.

Kode php untuk menampilkan tag cloud secara normal (default):

1
<?php wp_tag_cloud(); ?>

tag-cloud-normal

Kode tersebut akan menampilkan tag cloud yang hanya berjumlah 45 tag. Jika kita hendak menampilkan SEMUA TAG yang terdapat di blog kita, maka kita bisa mengubah kode di atas menjadi:

1
<?php wp_tag_cloud('number=0&smallest=10&largest=35&'); ?>

Atau kita pun bisa menampilkan bukan sebagai bentuk awan, tapi sebagai bentuk list dengan mengubah kode di atas menjadi:

1
<?php wp_tag_cloud('number=0&smallest=10&largest=35&format=list&'); ?>

Agar tag cloud yang ditampilkan bisa menjadi rata tengah, maka yang harus dilakukan hanyalah menambahkan kode html

1
<center>

dan

1
</center>

di awal dan akhir kode php di atas.

1
<center><?php wp_tag_cloud('number=0&smallest=10&largest=35&'); ?></center>

Beberapa parameter kode php untuk tag cloud yang perlu kita ketahui sehingga kita bisa memodifikasi tampilan tag cloud:

  • smallest: ukuran font untuk tag yang terkecil. Contoh:(’smallest=8&largest=35′)
  • largest: ukuran font untuk tag yang terbesar. Contoh:(’smallest=8&largest=35′)
  • unit: satuan ukuran untuk besarnya font. Contoh: (‘unit=pt&’), atau (‘unit=px’)
  • number: Jumlah maximum tag yang akan ditampilkan. Untuk menampilkan semua tag, number=0
  • format: Format tampilan tag cloud (‘format=list’), atau (‘format=flat’)
  • orderby: Sorot tampilan menurut abjad atau jumlah postingan (‘orderby=name’) atau (‘orderby=count’)

Jangan lupakan memakai tanda petik satu (‘) di awal paramater dan akhir parameter.

Selamat mencoba…

Artikel yang berhubungan:

  1. Membuat Halaman Buku Tamu (guestbook)
  2. Membuat Template Custom Page Sendiri
  3. Menampilkan Tag Dalam Bentuk Dropdown
  4. Menghemat Ruang Sidebar dengan Custom Blogroll
  5. Cara Membuat Halaman Daftar Isi atau Sitemap
  6. Membuat TinyURL Postingan Secara Otomatis
  7. Cara Membuat Daftar Isi pada Blog WordPress.Com

Berlangganan Artikel

Dengan berlangganan, anda akan dikirim artikel terbaru blog ini secara lengkap. Masukkan alamat email anda, kemudian tekan tombol subscribe:

Jika tidak mendapatkan informasi yang diinginkan, anda bisa manfaatkan mode pencarian berikut ini:

25 Comments »

Leave a comment!

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.