6 Tips Memaksimalkan Kecepatan Loading Blog WordPress.Com
Semua orang pasti menginginkan kenyamanan saat melakukan browsing. Begitu juga dengan kita, para blogger, tentunya ingin agar situs kita dikunjungi oleh banyak orang, dan juga ingin agar pengunjung betah berlama-lama membuka-buka halaman yang pernah kita tulis, kemudian membacanya, setelah itu berkomentar yang bermutu tentunya (bukan spam). Kesemuanya itu adalah impian setiap blogger/webmaster. Belum lagi ditambah jika para pengunjung tersebut meng-klik iklan adsense yang kita tampilkan.. Bak mendapat durian runtuh sepertinya.. Oleh karenanya, jika kita benar-benar mempunyai impian seperti itu, maka kita wajib mengelola situs/blog kita agar lebih cepat dan mudah untuk diakses oleh siapapun.
Sebenarnya tips ini tidak hanya berlaku bagi pengguna wordpress.com (baca: gratisan) saja, namun lebih dari itu kepada semua pengelola blog yang dihosting sendiri maupun yang masih numpang. Hanya saja saya seringkali melihat para pengguna WordPress.com belumlah paham bagaimana membuat blog yang cantik, bersih tampilannya, namun cepat loadingnya. Kebanyakan dari mereka “sangat egois”, dalam arti mereka seolah-olah lebih mementingkan diri mereka sendiri daripada pengunjung. Padahal dengan mereka menyatakan diri sebagai seorang blogger, maka secara tidak langsung mereka “berkewajiban” membuat pengunjung merasa nyaman saat mengunjungi blog mereka.
[Catatan: Kata nyaman di sini adalah pengunjung merasa betah dengan tampilan blog, mendapatkan informasi yang mereka butuhkan, dan tidak akan enggan jika seandainya kembali lagi.]
Saya menuliskan ini tidaklah bermaksud untuk menggurui, namun tak lebih kepada sharing pengalaman yang pernah saya alami waktu masih numpang di WordPress.com (walau sekarang juga masih). Berikut tips-tips yang bisa saya sampaikan.
1. Pilihlah themes/tema/template yang cepat dan minimalis.
Walaupun dalam pemilihan themes sangat bergantung pada selera masing-masing blogger, namun agaknya kita harus mengerti satu hal yang mendasar, yakni: Kita ngeblog adalah untuk orang lain membacanya, bukan sebagai arsip pribadi. Sehingga kenyamanan pengunjung lebih kita prioritaskan daripada ego pribadi. Kebanyakan themes yang ada pada wordpress.com sudah user friendly, cepat loadingnya, dan SEO friendly. Namun kalau saya boleh menyarankan, pilihlah themes yang mempunyai dua kolom, yakni kolom kontent (isi) dan kolom sidebar (widget).
Untuk themes dengan kolom tunggal, kurang saya sarankan, karena fungsi utama kolom sisi adalah sebagai pelengkap. Akan hambar rasanya jika kontent tidak dilengkapi dengan recent post (posting terakhir), recent comments, banner penting, dll. Untuk themes dengan 3 (tiga) kolom pun demikian, karena akan membuat loading blog lebih lama dibanding blog yang mempunyai 2 kolom sisi.
Namun sekali lagi semua itu kembali kepada kebutuhan kita selaku penulis. Jika kita adalah orang yang terbiasa menulis panjang dan lengkap, maka themes dengan 3 kolom yang lebar lebih pas dibandingkan dengan themes 2 kolom yang lebih pantas untuk tulisan yang pendek.
2. Pilihlah gambar header (tajuk) yang kecil ukurannya.
Gambar tajuk memang penting sebagai penunjang tampilan blog kita, namun jika gambar tersebut berukuran besar, tentunya akan sangat mengganggu pengunjung, khususnya bagi pengunjung yang browsing dengan menggunakan dial up sebagai koneksinya.
Pilihlah gambar berekstensi JPG dan kompreslah ukurannya dengan picture editor sehingga gambar yang dihasilkan mempunyai ukuran minimalis tanpa terlalu mengurangi kualitas warnanya. Hindarilah penggunaan gambar yang mempunyai warna tajam, karena gambar yang berwarna tajam mempunyai ukuran besar. Jangan menggunakan gambar animasi (gerak-gerak) sebagai gambar tajuk. Percayalah, pengunjung tidak akan memuji kita karena bagusnya gambar tajuk, tapi lebih memuji mutu tulisan dan kecepatan loading blog kita.
3. Buatlah halaman depan blog minimalis, tanpa mengurangi informasi yang pengunjung butuhkan.
Hampir semua pengunjung yang mampir di suatu blog pasti akan mengakses halaman depan (homepage) sebagai landing page (halaman yang pertama kali diakses), dan setelah itu akan membuka salah satu judul postingan yang dirasa menarik untuk dibaca. Oleh karena itu, buatlah halaman depan tersebut minimalis agar pengunjung yang mampir tidak perlu berlama-lama menunggu loading homepage itu selesai, karena pengunjung pada dasarnya tidaklah membutuhkan homepage, namun membutuhkan kontent. Caranya adalah dengan tidak menampilkan semua isi postingan di halaman depan, tapi tampilkanlah deskripsinya saja.
Tulislah paragraf yang mendeskripsikan isi postingan di awal paragraf. Potonglah kontent pada satu atau dua paragraf pertama dengan tag more ( <!–more–> ), atau bisa juga menggunakan excerpt. Tampilkanlah antara 5-7 judul postingan terakhir, sehingga pengunjung lebih mendapat kesempatan melihat postingan lain yang dirasa menarik untuk mereka baca.
4. Hindarilah pemasangan widget yang tidak bermanfaat bagi pengunjung.
Pada dasarnya widget itu bagus, dan memang fungsi utama dari widget itu adalah untuk memberikan tambahan nilai estetika pada suatu blog. Namun yang terjadi jika kita menampilkan terlalu banyak widget yang kurang bermanfaat, hal tersebut malah akan menghambat kecepatan loading saja.
Berikut adalah widget wajib yang perlu dipasang di sidebar: Recent post, Recent comments, Random post (kalau ada), Search (text pencarian), Kategori, Blogroll (Tautan), Tag cloud (awan tag), statistik blog, dan feed. Widget-widget tersebut sangatlah penting baik bagi pengunjung maupun bagi SEO (search engine optimization). Widget yang kurang penting: Meta, arsip, kalender, twitter (saat ini widget twitter di wordpress.com masih jelek), dan author (pengarang). Widget yang tidak penting, adalah selain widget yang disebutkan di atas mulai dari widget chat, video, gambar animasi, banner yang tidak jelas, widget dari pihak ketiga, foto cewek, dan lain sebagainya.
5. Matikan fitur snapshot.
Jujur saya paling sebel kalau berkunjung ke blog yang masih mengaktifkan snapshot pada blognya, karena sangat mengganggu navigasi. Cara mematikannya, login ke dashboard, kemudian bukalah bagian pengaturan tampilan ==> Extras. Kemudian non-aktifkan fungsi snapshot
6. Aktifkan paginate komentar
Paginate komentar adalah memotong/membagi/men-split komentar menjadi beberapa halaman. Fitur ini adalah fitur terbaru WordPress 2.7.1 pada blog gratisan wordpress. Fitur ini berguna jika bagi blog yang mempunyai banyak komentar di dalamnya. Caranya adalah login ke dashboard, kemudian bukalah pengaturan (Setting) ==> Diskusi. Setelah itu aktifkan paginate komentar. Jumlah komentar yang hendak ditampilkan terserah blogger itu sendiri, namun usahakanlah agar tidak terlalu banyak.
Itulah beberapa tips singkat dari pengalaman saya pribadi agar blog wordpress kita menjadi cepat loadingnya, tanpa mengurangi kenyamanan pengunjung dalam mendapatkan informasi yang mereka butuhkan. Memang tips-tips tersebut agak bertolak belakang dengan ego kita selaku webmaster yang notabene ingin tampilan blog kita menjadi semenarik mungkin bagi diri kita pribadi. Tapi tentunya (sekali lagi) kita harus berpikir, bahwa kita ngeblog adalah karena ingin pengunjung itu hadir dan membaca, oleh karena itu buatlah pengunjung tersebut merasa nyaman di rumah (blog) kita.
Sebagai rujukan, silahkan lihat blognya Mas Darmawan… Jujur saya masih belajar di situ sampai sekarang. Jika ada tambahan atau koreksi, silahkan ungkapkan anda pada kolom komentar di bawah.
Artikel yang berhubungan:
- Blog Subscriptions, Form Berlangganan untuk WordPress.com
- Tampilan Mobile untuk Penguna Blog WordPress.Com
- Potensi Besar Blog WordPress.Com yang Jarang Diketahui Penggunanya
- Blog Gratis Berplatform Wordpress
- Cara Membuat Daftar Isi pada Blog WordPress.Com
- Mempercepat Loading WordPress dengan HTTP Compression
- Sepuluh Alasan Untuk Pindah ke Wordpress Self Hosting
Berlangganan Artikel
Dengan berlangganan, anda akan dikirim artikel terbaru blog ini secara lengkap. Masukkan alamat email anda, kemudian tekan tombol subscribe:











seep…
memang kadang2 saya suka kesel kalo nemu website yang loadingnya berat banget..
fraders’s last blog post..Saya Workaholic ?!
[...] Go here to read the rest: 6 Tips Memaksimalkan Kecepatan Loading Blog WordPress.Com … [...]
kebergunaan memang berbeda-beda tiap orang
masing-2 pemuatan elemen desain dan fiturnya biasanya ada alasan tertentu. pragmatis. tawar menawar, timbang sana-sini..
terkait theme minimalis, theme 2 kolom atau lebih biasanya akan sama tampilannya di layar mobile/small screen.
saya jg dulu pernah protes dgn “hal-hal mengagetkan saat menelusuri web” (kata kunci posting saya yg dl) itu..
) di sisi pengunjung:
dengan menghormati preferensi pemilik tiap situs web/blog, gemana kalo diimbangi rasa mengalah (tapi cerdik
• pakai peramban tercepat, misal Opera, Safari
• disable image, JavaScript-flash
tapi cara-2 saya di atas itu berisiko bagi pengunjung, akan kehilangan informasi dan fitur.., karena masih banyak halaman web yg tidak aksesibel dan usable sesuai standar web..
tapi masih bisa sama-sama toleransi lah…piss gitu.. ♥
Setuju mas, loading cepat, tapi perlu dipertimbangkan juga penampilannya
trims tipsnya, tapi widget arsip menurutku masih perlu untuk memudahkan bila postingan sudah banyak atau mungkin perlu dibuatkan halaman khusus arsip ya Mas?
masjaliteng’s last blog post..H2C (harap harap cemas)
Halaman arsip (baca=sitemap) bagi saya lumayan penting dari sisi webmaster dan juga sisi pengunjung. Hanya saja blog gratis pada wordpress.com tidak bisa memunculkan arsip post by post karena tidak adanya plugin yang boleh dipasang. Php apalagi… jalan satu2nya adalah dengan membuatnya secara manual.
gitu toh… cara matiin snap shot… aku juga suka sebel kalo deket2 hyperlink tiba2 ada snap shot…
nice impo juragan
paling penting hostingnya, paling cepet di akses hosting di server indonesia
Cipzto’s last blog post..Nasib para pengekor
Ini inpo khusus blog gratis dari wordpress.com juragan…, ga ada tuh yang namanya server2an
As best practices, you also can using any wordpress theme with no javascript feature. Or for the best one, you can use a wordpress theme with no javascript and images.
thegands’s last blog post..Remove Empty Span Tag On Wordpress Caused By Read More Link
bang,
a wordpress theme without JavaScript means a blog with no:
» stats script (e.g. google analytics),
» adsense, kliksaya
» mybloglog,
» alexa,
» facebook, friendconnect,
» random images,
» …you name it…
and that is not cool, isn’t it?
Yap
I have no idea at now
tips yg bagus
ivan’s last blog post..Virus dan AntiVirus
yups…
Klo buat WP self hosting gmn?
Pernah ToHa jumpai blog ini dlm kondisi blank.. knp?
(^_^)
ToHa’s last blog post..Hasrat Untuk Berubah
Ada saatnya nanti dibahas tentang itu. Sekarang lagi disusun karena blog dengan hosting sendiri sangat kompleks masalahnya. Terima kasih atas sarannya
Kok avatarku gitu sich? ganti dong.
ToHa’s last blog post..Hasrat Untuk Berubah
Itu automatis mas. Coba daftar dulu di gravatar untuk menampilkan gambar avatar yang kita inginkan.
tavatarnya mysteryman aja ato blank.
jd yg gak py avatar blank/mysteryman.
Perlu dipertimbangkan mas, karena hal tsb juga akan mengubah semua avatar pengunjung yang tidak punya gambar avatar.
Silahkan dipertimbangkan
hehe… themeku ada disono
kalo mau cepet, pake theme Sandbox aja.
Sandbox memang cepat dari segi SEO. Tapi di sisi lain tampilannya ga bagus. Kurang bijak juga mengorbankan pengunjung hanya untuk search engine
Saya tambahin untuk kenyamanan pengunjung :
1. Pilih bentuk dan ukuran font yang tepat. Hal ini bisa dicoba-coba mana yang paling enak dibaca. Saya pernah nemu blog dengan ukuran font yang sangat kecil. Susah bacanya.
2. Navigasi yang jelas. Terutama link “Home”. Sering saya merambah sebuah blog dan lalu “tersesat”. Tombol “Home” sangat berguna untuk kembali ke awal. Bagi pengguna WP biasanya default sudah ada.
@ToHa : pasang foto sendiri aja, Mas. setahuku itu avatar otomatis
Terimakasih tambahannya mas. Hanya saja utk nomer 1, itu sangat tergantung dari CSS template itu sendiri. Memang kita bisa mengubah bentuk font dengan mengubahnya menjadi format header (h1, h2, h3, dst), namun hal tsb justru menambah beban server utk me-loading konten yang disebabkan banyaknya kode html yang harus dieksekusi (walau tidak signifikan). Pilihan terbaik adalah memilih template yang pas, semantik, dan W3C valid. Utk referensi, lihat blog fanari dan daniiswara
informasi yang bagus.. makasih ya ..
sakisoku’s last blog post..Daftar Kode Pos se Indonesia
Setuju dengan bro gans dan dani..! Loh, maksudnya?
Memang Javascript menambah indah sebuah blog tapi bukan berarti tanpa javascript blog tersebut tidak berfungsi..
Jadi pilihan ada ditangan pengunjung bukan blogger..
Kalau boleh (sedikit) menambahkan..
Pakai plugin caching (kalo ga salah namanya WP-cache) atau gunakan plugin untuk Memcache, APC, dsb (tentunya server mendukung)
Atau cara gampangnya adalah tambahkan :
zlib.output_compression=on
pada php.ini (kalau server memperbolehkan php.ini sendiri-sendiri) lalu cek di whatsmyip.org/http_compression
Terimakasih atas saran yang membangun ini mas.. Sepertinya akan sangat berguna bila diterapkan pada blog yang dihosting sendiri, bukan blog gratis pada wordpress.com
Setuju dengan poin no. 5. Saya akan langsung menutup halaman blog tanpa berkata2 kalau blog tersebut menggunakan Snapshot
Btw, fitur paginate comment kan telah ada sejak WP 2.7. Tapi sudah diaktifkan kok masih belum muncul ya.
Iya mas. Snapshot itu AMAT SANGAT MENGGANGGU SEKALI !!!
Loh, itu kan fitur.
sehingga snapshot hanya menambah beban koneksi.
Mengganggu karena kita hidup di negeri yang memiliki koneksi internet lemot
Kalo koneksinya cepet
pastimungkin kita bakal seneng.abrari’s last blog post..UTS Semester 2
Sepertinya komentar bung abrar agak melenceng dari pembahasan deh
.
Kan judulnya aja 6 Tips Memaksimalkan Kecepatan Loading…, Jadi fitur yang
menyenangkan ataupunmenjengkelkan seperti snapshot perlu dibabat habis untuk memaksimalkan performance. Betul atau betul?Jujur ya kak, aku belajar banyak dari kakak, thx banyak ya kak..
Kadang kita nggak merhatiin kenyamanan pengunjung, owh iya, kadang bikin bt juga kalau ngunjungi blog dengan banyak widget, padahal sebenarnya postingnya menarik, tapi karena widgetnya bertaburan dimana-mana jadi berat loadingnya, so jadi males balek lagi..
Terima kasih dek..
Mas Rismaka… Terima kasih infonya, sangat bermanfaat untuk saya yang baru ngeblog di wordpress…
pakulangit’s last blog post..Alasan kenapa bahasa blog saya kaku…
Matur nuwun tips nya bro..
gak sia sia perjalanku kali ini. syukran..
Trik lainnya bisa jadi rekomendasi buat pengunjung blog ini dan bisa dilihat di http://www.herfia.com
Yang baru buat saya dari artikel ini yaitu membagi komentar ke dalam beberapa halaman, makasi infonya.
Salam….herfia.com
Terima kasih infonya mas. Semoga bermanfaat bagi para blogger yg lainnya.
tnx infonya……….tpi sy coba pingate coment x ko lum bisa x…? btw shoutbox di WP emang g’ bisa di pake x? tnx…….
sob….lo coment yang di widget bisa dibuat seprti pingate coment g’? biar bisa semua pengunjugn bisa liat koment yg dulu2…….tnx…sory nambah g…
Recent comment bukannya sudah ada widgetnya di wordpress.com? Kalau recent comment di blog ini menggunakan perintah PHP. Tapi sayangnya blog wordpress.com tidak bisa (tidak diizinkan) utk menjalankan kode PHP dalam sidebar.
mbak Rismaka, terima kasih tipsnya. saya baru sadar kalau awan tag bisa jadi sarana SEO.
Sama-sama mas Nikz. awan tag selain bagus untuk SEO juga bermnafaat untuk mengalirkan pagerank ke seluruh kategori, dan juga bermanfaat sebagai navigasi.
Iya seh…emang widget suka bikin berat loading. Apalagi kalo widgetnya di ambil dari luar…huaaa….makan bandwith boo…
nice inpo neh..
salam kenal… terima kasih banyak atas informasi yang sangat berguna ini, ijinkan saya untuk menyebarkan tulisan ini di blog saya, sumber tetap saya cantumkan. Semoga ilmu yang ada di blog ini bermanfaat untuk para pembacanya dan bernilai pahala di sisi-Nya, amieen…
Silahkan mas. Terima kasih, salam kenal juga
Mas… saya kurang setuju penggunaan image dengan format JPG pada web, mengapa?
Karena setahu saya ektesi JPG itu adalah format terkompres ( lossy ), yang mana jika ada image dengan format JPG tersebut direques oleh browser, maka server akan mengirimkan image tersebut dalam kondisi terkompres dan kemudian browser akan melakukan unkompres sebelum ditampilkan. Dengan demikian akan ada jeda waktu jika dibandingkan dengan penggunaan image dalam format GIF, atau PNG (Portable Network Graphics)
Selain itu JPG juga pada awalnya diproyeksikan utk keperluan image editing dan photographi bukan untuk kebutuhan web. Saya pribadi lebih suka menggunakan PNG dan GIF tapi kadang kala sering juga pake JPG kalau lagi males ngeditnya
Iya, saya juga setuju mas. Untuk gambar dengan ukuran file yang sama, lebih baik memang tidak memakai jpg. Tapi untuk ukuran yang berbeda, saya lebih cenderung memilih jpg, karena lebih kecil ukurannya, sehingga waktu download pun lebih cepat + menghemat bandwidth.
Iya mas, utk kasus dengan ukuran file yang sama saya juga sependapat.
Tapi untuk ukuran file dengan selisih tidak terlalu banyak mungkin harus diriset yach, belum bgitu jelas perbedaan loading timenya, siapa yang lebih unggul, karena dengan ukuran kecilpun file JPG masih memerlukan waktu utk unkompresnya mas…
Btw kok kuisnya saya kebagian 45+2 mulu ya mas.? Sori OOT
Pertanyaan quiznya dibikin statis, biar orang gampang ngehapalnya
wah makasih banget nih mas ulasannya, sepertinya website warga yg saya kelola juga berat, nih mohon dicek dan kasih masukan by email ya… terimakasih sekali lagi sebelumnya.. salam
Setelah saya lihat, sewaktu mengunjungi halaman utama (hompage) karawanginfo.com, saya mendapati jumlah query yang besar dan juga waktu eksekusi yang lama (96 queries. 4.956 seconds.).
Idealnya bagi sebuah halaman web adalah jumlah query di bawah 50, serta waktu eksekusi di bawah 1 detik. Jadi bisa disimpulkan memang agak lambat di sisi server. Mengenai tampilannya sendiri cukup bagus, dan tidak memberatkan bagi pengunjung. Tapi ya itu, cukup berat di sisi server. Kalau boleh tahu hosting di mana mas?
Ups…baca2 sambil mencuri ilmu nih Boz….
Jadi inget mau motong komentar … Thanks
Wah tenyata kendalanya disitu toh kenapa WP saya jadi berat klo dibuka.. wah klo gtu terima kasih sekali atas saranya mas! oh yach, punya alternatif template yang keren n ‘ringan’ mas? klo ada ksi tahu saya ya.. makasi..
thank’s atas reviewnya….
[...] tips n trik percepat loading blog wordpress ini saya peroleh dari blog mas Rismaka, dan saya tambahkan beberapa tips yang lainnya sekiranya dapat mendongkrak untuk percepat loading [...]
aku pakek koneksi internet yang lumayan lemot, sehingga kalau mau membalaskomentar lewat dashboard selalu gagal karena javascriptnya tidak berfungsi dan musti membuka kalaman blog satu persatu untuk membalas komentar..
cara mematikan javascript di dashboard comment wordpress gimana ya?
ada yang tau?
terimakasih atas infonya mas