Hosting Berbayar Ataukah Hosting Gratis?

Submitted by rismaka on January 28, 2009 – 7:00 am12 Comments
This entry was writen by Rismaka, The Admin, Biochemist (sometimes) and Data Management Staff of PT. Ex-WF. [Contact: rismaka[at]rismaka.net]

webhostingKetika anda sudah menentukan langkah ke depan anda, untuk pindah ke blog dengan hosting sendiri, kini saatnya anda menentukan tempat hosting yang akan anda pakai atau tempati. Bagi yang belum mengerti apa itu hosting, dan apa itu domain, mungkin analogi (pengkiyasan) berikut bisa memberikan sedikit gambaran.

Domain, adalah nama alamat kita di dunia maya. Seperti contohnya blog ini mempunyai nama domain rismaka.net (tanpa www), sedangkan alamat blog ini harus disertai dengan http://, sehingga menjadi http://rismaka.net. Inilah yang disebut URL (saya lupa kepanjangannya). Alamat domain kita bisa dianalogikan sebagai alamat rumah di dunia nyata. Dalam membangun suatu rumah/bangunan, tak akan dapat terbentuk suatu rumah/bangunan jika hanya terdiri dari alamat saja tanpa lahan. Lahan inilah yang disebut hosting.

Dalam memilih layanan hosting, ada baiknya anda mempertimbangkan masak-masak sebelum memilih layanan hosting yang berbayar. Beberapa kriteria untuk memilih layanan hosting yang berbayar telah saya jelaskan di di sini atau sini. Sebagai blogger pemula seperti halnya saya, anda mungkin tak ingin gegabah dalam mengeluarkan uang, bukan? Kecuali anda adalah orang yang tidak masalah dalam hal finansial, maka tak ada salahnya, bahkan sangat dianjurkan untuk langsung memilih layanan hosting yang berbayar.

Hosting Berbayar Vs Hosting Gratis

webservicesSebenarnya tidak semua yang berbau gratis lantas menjadikannya sebagai sesuatu yang jelek. Ada beberapa layanan hosting gratis yang berkualitas, namun di sisi lain terimbangi dengan beberapa kekurangan. Apa saja kelebihan dan kekurangannya?

Kelebihannya yang pasti adalah gratis, alias anda tak perlu mengeluarkan uang sepeserpun untuk menikmati layanan tersebut. Kelebihan lainnya adalah beberapa diantara layanan hosting gratis tersebut memiliki spesifikasi yang tak kalah dengan layanan yang berbayar, antara lain suport CGI, PHP, ASP.NET, SSI, FrontPage Extensions, Perl, Python, Ruby, dll.

Adapun kekurangannya, biasanya layanan hosting gratis akan meletakkan banner iklan pada situs anda, atau minimalnya pada control panel anda. Faktor lainnya yang menjadikan layanan hosting gratis sedikit mengecewakan adalah terbatasnya disk space dan bandwidth yang ditawarkan. Mungkin ada beberapa yang berani memberikan space yang besar disertai dengan unlimited bandwidth, namun itu tak menjadi jaminan seutuhnya, karena bagaimanapun juga gratis tetaplah gratis, suatu saat anda akan merasakan kekurangannya. Namun diantara semuanya, ketiadaan technical suport dan customer service merupakan kekurangan yang terbesar yang dimiliki oleh suatu layanan hosting gratis.

Faktor-faktor di atas seyogyanya patut anda jadikan pertimbangan untuk memilih layanan hosting berbayar ataupun yang gratis. Saran saya, jika blog yang akan anda buat itu hanya dijadikan sebagai blog pribadi dengan pengunjung yang sedikit, maka tak ada salahnya anda menggunakan yang gratis. Namun jika blog yang akan anda buat itu anda gunakan untuk bisnis online, maka sebaiknya anda pilih layanan hosting yang berbayar. Sebenarnya inti dari permasalahan dari pembahasan ini ya paragraf terakhir ini, tapi kok ya meluber kemana-mana ya?

Artikel yang berhubungan:

  1. Peringatan Bagi Pengguna Hosting Gratis Byethost
  2. Tips Memilih Layanan Hosting
  3. Sepuluh Alasan Untuk Pindah ke Wordpress Self Hosting
  4. BUILDING ON FREE HOSTING
  5. Sebuah Pendahuluan: Lima langkah Membuat Situs Gratis
  6. Blog Gratis Berplatform Wordpress
  7. Tingkatkan Kecepatan Website dengan Memilih Server yang Tepat

Berlangganan Artikel

Dengan berlangganan, anda akan dikirim artikel terbaru blog ini secara lengkap. Masukkan alamat email anda, kemudian tekan tombol subscribe:

Jika tidak mendapatkan informasi yang diinginkan, anda bisa manfaatkan mode pencarian berikut ini:

12 Comments »

Leave a comment!

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.