Iklan Sialan Nampang di Postingan
Sudah menjadi ketentuan rupanya, jika seorang blogger mem-publish tulisan, ia pasti akan melihatnya lewat browser, untuk melihat berhasil atau tidaknya postingan tersebut terpublish seperti yang mereka inginkan. Kaget awalnya sewaktu pertama kali melihat postingan saya yang berjudul “I DON’T WANNA BE A HIZB“. Bukannya apa-apa, tapi di dalam postingan tersebut muncul suatu iklan dari google (adsense).
Sebenarnya sebuah iklan tidak lah terlalu spesial di mata kita. Jika kita tertarik dengan apa yang ditampilkan iklan tersebut kita akan klik iklan itu, jika tidak pun kita akan mengacuhkannya. Tapi iklan ini adalah lain daripada yang lain. Disamping karena bertentangan dengan kategori tulisan “I DON’T WANNA BE A HIZB“, iklan ini juga bertentangan dengan akidah kita, kaum muslimin. Mau tau iklan apa itu? Coba lihat hasil screen capture dari iklan tsb di bawah ini.

(Kalau ternyata anda tidak menjumpai lagi iklan tersebut, berarti google telah merotasi iklan-iklannya, sehingga tidak tampil di saat anda membaca postingan tersebut.)
Hahahaha… Kok bisa-bisanya iklan tersebut nongkrong di postingan yang berkategori “manhaj salaf”
. Jelas sekali kalau apa yang terkandung pada iklan tersebut dengan isi postingan itu adalah jauh, bagaikan langit dan bumi. Manhaj salaf adalah islam itu sendiri, dimana islam mengajarkan tauhid, yakni memurnikan penyembahan dan peribadahan hanya kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Manhaj salaf mengajarkan kepada kita untuk tidak mempersekutukan Allah dengan sesuatu apapun jua, pun ia mengingkari adanya kekuatan lain yang mampu menandingi kebesaran Allah Azza Wa Jalla.
Adapun iklan itu adalah sesat dan menyesatkan, yang mengajak manusia mempercayai bahwa ada kekuatan besar selain Allah yang mampu mengetahui masa depan seseorang. Ketahuilah bahwa sesungguhnya mempercayai hal tersebut adalah suatu kesyirikan. Dan ketahuilah pula bahwa orang yang mengaku dapat mengetahui masa depan seseorang adalah seorang dukun!!! Meskipun ia menamakan dirinya dengan ahli nujum, paranormal, ahli metafisika, dan lain sebagainya, jika mereka mengaku bisa melihat nasib seseorang berdasarkan horoskop, primbon, dan apapun namanya, maka ketahuilah bahwa sesungguhnya ia telah kafir!!!
Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Bukan dari golongan kami, orang yang menentukan nasib sial dan untung berdasarkan tanda-tanda benda seperti burung dan lain-lain; atau yang bertanya kepada dukun dan yang mendukuninya, atau yang menyihir dan yang meminta sihir untuknya. Dan barangsiapa yang mendatangi dukun dan membenarkan apa yang ia katakan, maka sesungguhnya ia telah kafir terhadap apa yang telah diturunkan kepada Muhammad.” [HR. al Bazzaar dengan sanad jayyid]
Atau di riwayat lain, “Barangsiapa yang mendatangi tukang ramal atau dukun dan membenarkan apa yang ia katakan, sungguh ia telah kafir terhadap apa yang telah diturunkan kepada Muhammad.” [HR. empat ahlu sunan dan disahihkan oleh Hakim]
Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam juga bersabda: “Barangsiapa yang mendatangi ‘arraaf (tukang ramal) dan menanyakan sesuatu kepadanya, tidak akan diterima shalatnya selama empat puluh hari.” [HR. Muslim]
Adapun seseorang yang mengaku mengetahui perkara ghaib, maka sesungguhnya ia telah menggunakan salah satu ilmu yang apabila ia mempelajarinya (dan juga mengamalkannya), maka ia telah kafir, keluar dari islam. Ilmu tersebut adalah ilmu sihir. Sihir sebagai salah satu perbuatan kufur yang diharamkan oleh Allah, dijelaskan dalam firmanNya:
“Dan mereka mengikuti apa yang dibaca oleh setan-setan pada masa kerajaan Sulaiman (dan mereka mengatakan bahwa Sulaiman itu mengerjakan sihir), padahal Sulaiman tidak kafir (tidak mengerjakan sihir), hanya setan-setanlah yang kafir (mengerjakan sihir). Mereka mengajarkan sihir kepada manusia dan apa yang diturunkan kepada dua orang malaikat di negeri Babil yaitu Harut dan Marut, sedang keduanya tidak mengajarkan (sesuatu) kepada seorangpun sebelum mengatakan: “Sesungguhnya kami hanya cobaan (bagimu), sebab itu jangnalah kamu kafir”. Maka mereka mempelajari dari kedua malaikat itu apa yang dengan sihir itu, mereka dapat menceraikan antara seorang (suami) dengan isterinya. Dan mereka itu (ahli sihir) tidak memberi mudharat dengan sihirnya kepada seorangpun, kecuali dengan izin Allah. Dan mereka mempelajari sesuatu yang tidak memberi mudharat kepadanya dan tidak memberi manfaat. Demi, sesungguhnya mereka telah meyakini bahwa barangsiapa yang menukarnya (kitab Allah) dengan sihir itu, tiadalah baginya keuntungan di akhirat, dan amat jahatlah perbuatan mereka menjual dirinya dengan sihir, kalau mereka mengetahui.” [Al Baqarah: 102]
Ayat yang mulia ini menunjukkan bahwa sihir adalah perbuatan kufur dan sihir dapat memecah-belah hubungan suami isteri. Sihir pada hekekatnya tidak mempunyai pengaruh dalam mendatangkan manfaat dan mudharat. Pengaruhnya semata-mata karena atas izin Allah yang Maha Kuasa, karena Dialah yang Maha Kuasa menciptakan yang baik dan buruk. Bahayanya yang besar itu karena semakin dibesar-besarkan oleh orang-orang yang sengaja mengada-adakan kebohongan diantara orang-orang yang mewarisi dari orang-orang musyrik, dengan mempengaruhi orang-orang yang lemah akalnya. Sesungguhya kita milik Allah, kita akan kembali kepada Allah jua, dan hanya kepada-Nya kita berserah diri. Sesungguhnya Allah sebaik-baik tempat penyerahan.
Oleh karena itu, dengan ini saya berlepas diri dari penayangan iklan tersebut dan iklan-iklan sejenis yang mengajak manusia kepada jalan kesesatan dan kesyirikan. Ada baiknya bagi pembaca untuk tidak mengikuti ajakan-ajakan sesat yang ditampilkan iklan tersebut, namun jika iklan tersebut menyangkut masalah suatu produk tertentu, baik berupa barang, jasa, maupun software, maka hal ini tidaklah mengapa anda mengunjunginya (bahkan dianjurkan
)
Jika ada pertanyaan seputar penayangan iklan-iklan dari google di blog ini yang masih saya tampilkan, maka saya mempunyai pertimbangan lain yang akan saya bahas di lain kesempatan. Demikian yang bisa saya beritahukan kepada para pembaca sekalian. Terima kasih telah atas kontribusi anda.
Sumber Rujukan:
Risalah Tentang Hukum Sihir dan Perdukunan, dicetak dan diterbitkan oleh Depar-temen Urusan KeIslaman, Wakaf, Dakwah dan Bimbingan Islam, Kerajaan Saudi Arabia.
Artikel yang berhubungan:
Berlangganan Artikel
Dengan berlangganan, anda akan dikirim artikel terbaru blog ini secara lengkap. Masukkan alamat email anda, kemudian tekan tombol subscribe:





aku jadi takut, semoga aku tidak termasuk golongan yang kafir..
Aku tak percaya dengan ramalan..
Masyaallah. Makasih Bang, atas infonya. Sebelum q baca tulisan ini, q sering baca horoskop lho! Sekarang dah gk lagi deh!
namanya juga iklan, padahal google adsense ini iklannya selalu tepat dengan konten
Makanya gak usah pasang iklan
Kalo nggak ngiklannya jangan pake adsense, iklan bikinan sendiri gitu…
abrari’s last blog post..Ever Wonder…
@Heru : alhamdulillah dapat hidayah. Ayo kejar hidayah yang lain.
@Ryan : google adsense ga kenal manhaj salaf.
Yach mas, namanya juga mesin, mungkin yang bikin kriterianya lagi “teler” sehingga logikan salah…